Angkat Sumpah Dokter FK UKI Periode Februari 2018

JAKARTA-REPORTER       Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia (FK UKI) menggelar acara Angkat Sumpah Dokter periode Februari 2018 di ruang auditorium gedung GWS FK UKI, Cawang, pada hari Jumat 27 April 2018.  Acara dimulai dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Wellem Sairwona, M.Th. Enam puluh dokter baru mengucapkan sumpah di hadapan rohaniawan sesuai agama yang dianutnya.

“Angkat sumpah dokter ini menandakan perjalanan masih panjang bagi para dokter muda. Jangan pernah menyerah dalam mencapai cita cita dan harapan kalian. Nantinya setiap manusia akan mati dan meninggalkan kenangan tertentu. Maka lakukanlah pekerjaan dengan sepenuh hati,” kata Pdt. Wellem Sairwona, M.Th.

Angkat sumpah dokter dihadiri oleh Dekan FK UKI, dr. Marwito Wiyanto, M. Biomed., AIFM., Wakil Dekan II, dr. Cyntia M. Sahetapi, Sp.S., dan Wakil Dekan III, dr. Louisa A. Langi, M.Si.

Dokter baru yang mempunyai indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi yaitu dr. Aditia Rachmayunda dengan IPK 3,54, dr. Ardiga Pridiasko dengan IPK 3,48, dan dr. Mentari Setiawati dengan IPK 3,46. Pimpinan FK UKI memberikan piagam penghargaan kepada dokter berprestasi. Lalu pihak FK UKI menyerahkan untaian bunga kepada ibu dari dokter berprestasi sebagai tanda terima kasih kepada orang tua.

“Kami sangat berterima kasih kepada Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran UKI yang mendukung proses belajar kami. Lalu keberadaan teman sejawat yang membantu melawan rasa lelah dan rasa malas. Tak lupa kami bersyukur atas orang tua yang selalu mencurahkan kasih sayang,” ujar dr. Aditia Rachmayunda.

Dekan FK UKI, dr. Marwito Wiyanto, M. Biomed., AIFM., mengatakan, “Dokter baru haruslah menerapkan kode etik kedokteran dengan terus mengikuti perkembangan ilmu kedokteran. Dokter juga harus melalui beberapa tahap jika menerapkan suatu ilmu baru dalam aplikasi kedokteran.”

Perwakilan Ikatan Dokter Indonesia wilayah DKI Jakarta, dr. Fazilet Soeprapto, MPH., memberikan kata sambutan, “Mahkamah Konstitusi mengesahkan IDI sebagai organisasi kedokteran yang tunggal di Indonesia. Kami akan menyerahkan Buku Kode Etik Kedokteran kepada para dokter baru. Salah satu pasal dalam kode etik kedokteran menyebutkan bahwa dokter wajib memberikan pelayanan sesuai kompetensi yang dimiliki,” terang beliau.

Wakil Rektor UKI Bidang Akademik, Dr. Wilson Rajagukguk, M.SI., M.A., turut menjelaskan bahwa semakin banyak keberadaan dokter maka semakin maju suatu negara. UKI pun ingin meningkatkan kualitas pendidikan dan berharap FK UKI meluluskan dokter berkualitas.

Setelah itu para dokter baru menyanyikan lagu Hymne Guru diiringi oleh paduan suara mahasiswa FK UKI. Lagu ‘Doa Seorang Anak’ juga diperdengarkan oleh Dokter baru diikuti pemberian untaian bunga kepada orang tua. Acara turut dimeriahkan dengan penayangan video perjalanan dokter baru dari awal masuk menjadi mahasiswa sampai berhasil melalui berbagai tahap menjadi seorang dokter.