Ceyco Georgia Zefanya Hutagalung: Peraih Medali Perak Karate Kumite Putri kelas 68 kg di Sea Games 2019 Filipina

Aktivitas perkuliahan di Prodi Ilmu komunikasi Fisipol UKI tidak menghalangi Ceyco Georgia Zefanya, atlet karate nasional Indonesia mencatat prestasi terbaiknya. Ceyco Georgia Zefanya Hutagalung mewakili Indonesia di ajang Sea Games 2019 Filipina. Perjuangannya membuahkan hasil yang memuaskan yaitu diraihnya Medali Perak Karate Kumite Putri kelas 68 kg.

Ceyco pertama kali membawa nama Indonesia untuk kejuaraan di Asia Tenggara ketika usianya masih 15 tahun, dan sejak itu ia terus menoreh prestasinya di banyak kejuaraan tingkat nasional maupun Asia.

“Tentunya ada dukungan dan motivasi yang sangat besar dari kampus dan prodi ilmu komunikasi Fisipol UKI untuk aktivitas olahraga ini. Selain itu mereka juga memberi toleransi yang sangat tinggi karena kondisi saya sebagai atlet,” ujar Ceyco.

Ceyco selama masa pandemi ini, tidak mengurangi porsi latihan bersama teman-teman atlit lainnya. Ia tetap latihan setiap hari dan dipantau oleh para pelatih melalui aplikasi Zoom.

“Saya tetap menjalankan dengan maksimal keduanya, jika harus latihan saya latihan, jika harus kuliah, maka saya akan kuliah. Hanya saja, kalau misalnya saya masuk ke Training Camp atau ada pertandingan ke luar negeri, biasanya saya komunikasikan dengan prodi ilmu komunikasi untuk mencari cara agar perkuliahan saya tetap bisa maksimal,” jelas Ceyco yang sudah ikut karate sejak berusia 5 tahun.

Dalam kehidupan sehari-harinya dan terutama menjelang pertandingan, Ceyco tidak begadang, minum vitamin dan makan makanan bergizi tinggi untuk menjaga stamina.

Dukungan Penuh dari Keluarga

Keluarga Ceyco selalu mendukung saya sepenuhnya sebagai atlet karate nasional, seperti mengantarkannya latihan setiap hari dan mendoakan saat pertandingan. Cidera ringan saat berlatih dan bertanding merupakan hal yang sudah biasa bagi Ceyco.

“Saya tertarik olahraga beladiri ini dari kecil, kebetulan kakak saya, Caesar Hutagalung, dan tante saya, Jenny Zeannet, merupakan atlet tim nasional. Menurut saya, olahraga karate merupakan bentuk perlindungan diri bagi seorang perempuan, “ ujar peraih Juara 2 Silver Medal kategori Kumite Putri di Asian Karate Federation Uzbekistan tahun 2019.

Ceyco terharu bisa membanggakan masyarakat Indonesia di tanah airnya ketika mengikuti kejuaraan karate tingkat dunia. Dukungan seluruh masyarakat Indonesia menjadi pemacu dirinya mengukir prestasi tingkat dunia.

Ceyco memiliki pengalaman yang tidak terlupakan ketika berhasil meraih Juara 1  World Karate Federation (WKF) championship tahun 2015, kategori kumite 59 kg Junior Putri. “ Saat itu, saya pernah menang dikejuaraan dunia tahun 2015 di Indonesia. Saat itu semua orang bersorak sorai atas kemenangan saya, menurut saya itu suatu pengalaman yang luar biasa mengharukan dan tidak pernah terlupakan.”

Prestasi lain yang berhadil diraih Ceyco ialah Juara 1 Karate Kategori Kumite Putri Kelas 68 kg dan Juara 2 Kategori Kumite Putri beregu DKI Jakarta di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional XVI 2019 Jakarta.(ics)