Effective Learning: Pahami Teknik Belajar yang Sesuai dengan Karakter Diri

JAKARTA-REPORTER Mahasiswa dituntut untuk dapat mengatur dirinya sendiri dalam proses belajar di universitas. Beberapa mahasiswa merasa sudah tepat memilih jurusan di kampus Universitas Kristen Indonesia. Namun, ternyata ada beberapa mahasiswa yang masih belum yakin akan jurusan yang dipilihnya.

Unit Pelayanan Kerohanian dan Konseling Universitas Kristen Indonesia (UPKK UKI) mengadakan Seminar Effective Learning di Ruang Seminar Lantai 3, pada Rabu, 8 November 2017. Pembicara dalam seminar ini adalah Juliani Tampubolon, S.Psi., M.Pd.K dan Helsa, M.Psi. (Psikolog).

Dalam seminar ini mahasiswa mendapat informasi tentang cara pengaturan belajar yang efektif. Salah satu contoh kasusnya adalah dokter sekaligus penyanyi terkenal, Tompi, yang merasa kecemplung masuk Fakultas Kedokteran UI, padahal ia lebih berminat di jurusan seni. Meski bukan pilihan pribadi, namun ia bertekad kuat dan sungguh-sungguh menjalani. Rahasianya adalah dengan mengenali gaya belajar diri sendiri dan sharing ilmu kepada adik kelas,” ungkap Juliani Tampubolon, S. Psi., M.Pd.K.

Juliani Tampubolon, S.Psi., M.Pd.K mengingatkan mahasiswa untuk terus menerus belajar menyelesaikan berbagai masalah. Mahasiswa harus mengetahui kelebihan dan kekurangan diri sendiri.

“Di dalam proses belajar harus menggunakan akal dan perasaan. Dengan belajar maka mahasiswa mampu bermain dan bekerja, ” ucap Juliani.

Salah satu mahasiswa menceritakan, salah satu masalah yang dihadapi adalah adanya tugas kuliah yang belum diselesaikan. Pembicara Helsa, M.Psi., menjawab bahwa salah satu cara menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan melakukan time management atau pengaturan waktu.

“Ada beberapa pengaruh positif dari pengaturan waktu yaitu mahasiswa menjadi lebih berenergi, menjadi lebih rileks dan lebih banyak tugas selesai dengan waktu lebih sedikit,” tutur Helsa, M.Psi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mengetahui gaya belajar yang mereka kuasai. Ada beberapa gaya belajar yaitu visual, auditori, membaca dan menulis, dan kinestetik.