Gandeng NEUST Filipina, UKI Tingkatkan Kualitas Pendidikan lewat Kolaborasi Akademik

Universitas Kristen Indonesia (UKI) dan Nueva Ecija University of Science and Technology (NEUST) Filipina menjalin kolaborasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi generasi muda.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU antara Presiden NEUST Filipina, Feliciana P. Jacoba dengan Rektor UKI Dhaniswara K. Harjono secara virtual pada Kamis, (5/8/2021) lalu.

Dalam acara penandatanganan MoU tersebut, turut hadir secara virtual Dekan Arsitektur NEUST Filipina Corina V. Padilla, Wakil Presiden bidang Akademik NEUST Rhodora R. Jugo, Direktur Kantor Urusan Internasional UKI Lisa Gracia Kailola, Ketua Program Studi Arsitektur Sahala Simatupang, serta Ketua Program Studi Magister Arsitektur Uras Siahaan.

Feliciana mengatakan, UKI dan NEUST Filipina nantinya akan berbagi ilmu pengetahuan dari para ahli dan membangun jaringan pertemanan guna meningkatkan kualitas pendidikan yang dapat menjawab tantangan zaman.

“Dalam masa pandemi, kita menghadapi tantangan yang cukup besar, namun kita tidak akan menyerah dan akan lebih meningkatkan kualitas pendidikan bagi generasi muda kita. Nueva Ecija University of Science and Technology dan UKI akan saling berbagi ilmu dan pengetahuan dari berbagai ahli. Bersama-sama kita raih kesuksesan. Kerja sama ini akan mulai membangun jaringan pertemanan dalam membangun kualitas pendidikan,” kata Feliciana, dikutip dari rilisan pers yang diterima Tribunnews, Jumat (6/8/2021).

Senada dengan Feliciana, Wakil Rektor SDM dan Kerja Sama UKI, Ied Veda R. Sitepu mengatakan, kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di dalam negeri.

Menurut Ied Veda Sitepu, saat ini, perkembangan teknologi terus tumbuh dengan cepat dan semakin modern. Efeknya, generasi muda bisa memanfaatkan banyak kesempatan yang terbuka akibat kemajuan teknologi.

Peluang potensial tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal dengan meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di dalam negeri.

“Di era globalisasi, banyak kesempatan baru terbuka, kerja sama ini akan meningkatkan kualitas pendidikan di kedua institusi,” kata Ied Veda Sitepu dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews, Jumat (6/8/2021) siang.

Selain itu, Ied Veda Sitepu juga menjelaskan, kerja sama dengan NEUST Filipina merupakan wujud dari komitmen UKI untuk mendukung program pemerintah yakni Merdeka Belajar Kampus Merdeka.


Penandatanganan MoU antara Presiden NEUST Filipina, Feliciana P. Jacoba dengan Rektor UKI Dhaniswara K. Harjono secara virtual pada Kamis, (5/8/2021) lalu.



Bentuk realisasi dari kerja sama di antaranya adalah pertukaran pelajar, program magang mahasiswa, transfer ilmu akademisi antara kampus, kolaborasi penelitian, penyelenggaraan konferensi internasional, dan publikasi.

Kolaborasi internasional dengan NEUST Filipina dinilai sangat bermanfaat untuk mendukung kesiapan UKI secara internasional, terutama dalam mematangkan kapasitas para dosen dan mahasiswa UKI. Terlebih sejak berdiri tahun 1953, UKI telah berkontribusi pada perkembangan dunia pendidikan tanah air.

“UKI berdiri pada tahun 1953 dan telah berkontribusi pada perkembangan dunia pendidikan di Indonesia, terutama pada bidang penelitian, pengajaran dan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. UKI juga bertanggung jawab sebagai bagian dari komunitas akademik untuk memfasilitasi kolaborasi internasional ini,” pungkas Ied Veda Sitepu.