Hari Sumpah Pemuda, Ribuan Mahasiswa UKI Ramaikan Kuliah Akbar di GOR Soemantri

Jakarta-REPORTER Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 89, pada Sabtu, 28 Oktober 2017, ribuan mahasiswa/i Universitas Kristen Indonesia (UKI) turut hadir dan memeriahkan Kuliah Akbar “Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme” yang digelar di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jaksel.

Universitas Kristen dan Universitas Katolik Atmajaya Jakarta dipercaya menjadi panitia pelaksana dalam acara tersebut. Rektor UKI, Dr. Maruarar Siahaan, S.H., beserta jajarannya bekerja sama dengan lembaga-lembaga kemahasiswaan UKI, telah mempersiapkan pelaksanaan acara tersebut sejak beberapa hari sebelumnya. Menggunakan 30 bus besar, mahasiswa UKI dikerahkan ke GOR Soemantri untuk mengikuti aksi tersebut.

Aksi ini digelar dalam bentuk upacara yang dihadiri oleh 37 perguruan tinggi se-DKI Jakarta. Upacara dipimpin oleh Mahasiswa UKI, dengan Pembina Upacara Menteri Ketenagakerjaan Indonesia, M. Hanif Dhakiri.

Dalam amanahnya, Pembina upacara, M. Hanif Dhakiri, menyampaikan perlunya menjaga nilai-nilai luhur Sumpah Pemuda demi menjaga persatuan dalam perbedaan Indonesia dengan berbagai perbedaan dari segi agama, suku, dan budaya. Menurut beliau, dalam aksi melawan radikalisme kita perlu menyadari bahwa Indonesia bukan hanya milik suatu agama, suku atau golongan tertentu saja. Indonesia adalah milik bersama. Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa Indonesia bukanlah negara sekuler, bukan pula negara agama, tetapi agama juga

merupakan hal yang penting dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara namun bukan untuk memecah belah persatuan.

Menaker juga mengingatkan para generasi muda untuk berani melakukan usaha yang lebih keras atau di atas standar untuk mencapai kehidupan yang lebih baik dalam berbagai bidang, demi kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik. Dalam sambutan yang disampaikan oleh Wakapolda Brigjen Purwadi Irianto, beliau juga menyampaikan hal yang senada dalam upaya untuk melawan radikalisme di Indonesia.

Pada upacara tersebut, para Rektor/Pemimpin Perguruan Tinggi di Jakarta serempak mengucapkan ikrar melawan radikalisme di Indonesia. Tampak membacakan ikrar tersebut, Rektor Universitas Kristen Indonesia, Dr. Maruarar Siahaan, S.H. Tak hanya pimpinan, seluruh mahasiswa/i juga mengucapkan ikrar mereka secara bersama-sama untuk melawan radikalisme dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur Sumpah Pemuda.

Meskipun siang itu Jakarta diguyur hujan sehingga acara terlambat dimulai, seluruh rangkaian kegiatan tetap berlangsung dengan baik. Semangat para mahasiswa tetap menyala untuk menyelesaikan upacara tersebut.

Upacara diisi dengan doa pembukaan, nyanyian kebangsaan yang dibawakan oleh Paduan Suara Mahasiswa Gabungan Perguruan Tinggi se-DKI Jakarta, amanat Pembina upacara yang disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Indonesia Bapak M. Hannif Dhakiri, Sambutan Kapolda Metro Jaya Jakarta yang disampaikan oleh Wakapolda Brigjen Purwadi Arianto, Ikrar Para Rektor/Pemimpin Perguruan Tinggi dan Ikrar Mahasiswa dalam rangka melawan radikalisme. Acara tersebut juga dimeriahkan oleh Trio kebanggaan UKI, East Voice.

(Feliks S. Wau, AP UKI)