Kampus UKI dan FORSEMI Papua Gelar Dialog Kebangsaan Lintas Generasi Papua

“Momentum Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2021, menjadikan Pancasila sebagai satu-satunya ideologi negara dalam mewaspadai perbedaan pandangan dan perbedaan nilai-nilai ideologi transnasional yang radikal di era digitalisasi dewasa ini,” ujar Ketua Umum Forum Senior dan Milenial (FORSEMI) Papua, Ambassador Freddy Numberi dalam Dialog Kebangsaan Lintas Generasi Papua yang dilaksanakan secara luring dan daring di Kampus Unversitas Kristen Indonesia (UKI) Cawang, Jakarta (02/06).

Mantan Gubernur Papua Laksamana Madya TNI (Purn) Freddy Numberi, menjelaskan bahwa perlu ada usaha bersama dalam rangka meningkatkan nilai-nilai Pancasila. “FORSEMI dan UKI membuat kegiatan ini agar nilai-nilai Pancasila dapat terinternalisasi pada generasi milenial Papua khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya. Kita rajut kembali nilai-nilai yang berakar pada Pancasila sebagai falsafah bangsa,” ujar Freddy Numberi.

Kabaintelkam Polri, Komjen. Pol. Drs. Paulus Waterpauw menegaskan Konflik Papua harus dilihat dengan pendekatan hukum karena siapa pun wajib taat pada aturan negara. Hukum harus menjadi panglima dalam penyelesaian masalah ini.

Kabaintelkam Polri, Komjen. Pol. Drs. Paulus Waterpauw menjadi narasumber dalam Dialog Kebangsaan Lintas Generasi Papua yang dilaksanakan secara luring dan daring di Kampus Unversitas Kristen Indonesia (UKI) Cawang, Jakarta (02/06).

“Dapat dilakukan penyegaran penghayatan tentang nilai-nilai Pancasila seperti penambahan jam pembelajaran nilai-nilai Pancasila. Lalu menyusun program revitalisasi nilai-nilai Pancasila dengan memanfaatkan kesenian dan kebudayaan Papua. Kebijakan penyelenggara negara harus  Pancasilais dan berwawasan kebangsaan Indonesia menuju Papua Sejahtera,” tutur Komjen. Pol. Drs. Paulus Waterpauw.

Rektor UKI, Dr. Dhaniswara K. Harjono, S.H., M.H., MBA mengatakan,”Dialog Kebangsaan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman wawasan kebangsaan kita semua, termasuk lintas generasi Papua. Sikap cinta tanah air dan pengamalan nilai-nilai Pancasila menjadi semakin kokoh dalam sikap hidup berbangsa dan bernegara. UKI mempersiapkan generasi muda yang siap membangun dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara Indonesia, melalui Pendidikan. Kegiatan hari ini merupakan upaya UKI dalam mencerdaskan dan membuka pemahaman kita tentang Pancasila dan perannya menjaga keutuhan NKRI.”

Dialog Kebangsaan ini mengambil tema “Masih Saktikah Pancasila Meredam Isu Separatisme dan Terorisme di Bumi Cendrawasih”, dan turut menghadirkan beberapa narasumber yaitu Yenny Wahid (The Wahid Institute), Prof. Cahyo Pamungkas (LIPI), Dr. Melyana R. Pugu, S.IP., M.Si (Ketua Pusat Studi Indo-Pasifik Uncen).

Tayangan lengkap kegiatan ini dapat dilihat di Youtube Official UKI Jakarta