“Kematian Kristus Membawa Kehidupan”

JAKARTA-REPORTER Menyambut Kebangkitan Yesus Kristus, Universitas Kristen Indonesia mengadakan Ibadah Refleksi Via Dolorosa pada hari Kamis, 13 April 2017 di Ruang Aula UKI Lantai III, Kampus UKI Cawang Jakarta. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian perayaan Paskah di lingkungan Kampus UKI. Ibadah dihadiri seluruh sivitas UKI dengan menggunakan aksesoris topeng yang disediakan oleh panitia Ibadah.

Pdt. Esther Rela Intarti, M. Th. dan Pdt. Wellem Sairwona, M. Th., membuka Ibadah Refleksi dengan penyampaian Firman dan menaikkan pujian bersama seluruh jemaat selama ibadah berlangsung.

Dalam penyampaian Firman, Pdt. Wellem menegaskan, “Pengakuan dosa sering kali kita ucapkan di dalam doa, pujian dan ibadah hanya sekedar lips-service, pemanis bibir belaka, sebab jauh di dalam hati, kita tidak benar-benar bertobat dan berkomitmen tegas untuk tidak lagi jatuh ke dalam dosa yang sama. Kita mengunakan topeng di dalam tutur kata dan tindak laku kita sehari-hari. Kita bersikap manis, tetapi hati sedang pahit dengan dia. Di depan, kita memuji dia, tapi di belakang, kita mencela dia. Kita sedang menutupi keaslian diri kita, yang sebenarnya belum sungguh-sungguh berubah. Itulah topeng!”

Pdt. Esther mengawali tindakan simbolik imaniah dan menyampaikan “Berdoalah pada Tuhan, serahkan hidupmu dan tanggalkan topeng yang hingga kini masih Saudara/i kenakan. Tindakan ini menjadi tindakan simbolik bahwa kita berkomitmen untuk tidak lagi hidup di dalam kegelapan dosa dan kemunafikan hidup.” Seluruh jemaat berdoa dan menanggalkan aksesoris topeng di bawah salib sebagai lambang pertobatan untuk menanggalkan segala ‘topeng’ yang digunakan untuk menutupi kelemahan.

Setelah tindakan simbolik selesai, ibadah dilanjutkan dengan pengaukan iman dan pengutusan.

“Kembalilah ke dalam tugas belajar dan tugas kerjamu di UKI, baik sebagai tenaga pendidik (dosen), tenaga kependidikan (karyawan), maupun naradidik (mahasiswa/i). Lakukan semua kebenaran Ilahi yang telah menyadarkan hidupmu, selama ibadah ini berlangsung, agar terang Kristus semakin bercahaya di dalam hidupmu,“ pungkas Pdt. Wellem dalam doa penutup ibadah.

Ibadah Refleksi Via Dolorosa berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan doa berkat.

(jeh/lis/nin)