Kerja sama Antara UKI dan Basudara Maluku Global; Tingkatkan Kerja sama yang Berdampak kepada Pengusaha Lokal di Maluku

“Basudara Maluku Global atau BMG berkontribusi untuk Maluku pada sektor pendidikan, perdagangan, pariwisata, program sosial. BMG membantu pengusaha lokal di Maluku untuk menembus pasar internasional. Peningkatan kerja sama akan berdampak kepada pengusaha lokal ”, ujar Founder of Basudara Maluku Global, Iwan Muskitta dalam penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kantor Urusan Internasional UKI dengan Basudara Maluku Global (BMG), yang dilakukan secara virtual (17/03).

Turut hadir dalam kegiatan ini ialah Wakil Rektor bidang Sumber Daya Manusia dan Kerja Sama UKI, Dr. rer.pol. Ied Veda R. Sitepu, Direktur Kantor Urusan Internasional UKI, Dr. Lisa Gracia Kailola, S.Sos., M.Pd. Penandatangan Memorandum of Understanding dilakukan oleh Rektor UKI, Dr. Dhaniswara K. Harjono, S.H., M.H., MBA dan Founder of Basudara Maluku Global, Iwan Muskitta.

BMG adalah organisasi nirlaba yang bertujuan untuk pembangunan ekonomi berkelanjutan dan kemakmuran rakyat di akar rumput Maluku serta memperkuat identitas budaya masyarakat Maluku secara global.

UKI dan Basudara Maluku Global bekerja sama dan kolaborasi dalam tri dharma perguruan tinggi yaitu pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Webinar Nasional : Solusi Praktis untuk Mengatasi Kemiskinan dan Ketertinggalan di Maluku Melalui Kewirausahaan Berbasis Lokal


Sebagai salah satu realisasi program dari MoU tersebut, Kantor Urusan Internasional UKI melaksanakan Webinar Nasional dengan tema “Solusi Praktis untuk Mengatasi Kemiskinan dan Ketertinggalan di Maluku Melalui Kewirausahaan Berbasis Lokal”.

Narasumber dalam webinar ialah Rektor UKI, Dr. Dhaniswara K. Harjono, S.H., M.H., MBA, Founder of Basudara Maluku Global, Iwan Muskitta dan Dekan FEB UKI, Juaniva Sidharta, S.E., M.Si.

Rektor UKI, Dr. Dhaniswara K. Harjono, menjelaskan potensi bisnis yang ada di Maluku. “Maluku memiliki potensi alam salah satunya sektor perikanan dan kelautan, sektor pertanian, sektor pertambangan.  Potensi pariwisata yang tak kalah menarik yaitu wisata alam dan wisata sport. Lalu potensi budaya dan ekonomi kreatif. Modal utamanya adalah jangan pernah menyerah. Seorang pengusaha harus memiliki ide, nyali, jaringan, kreativitas dan modal.”

Dekan FEB UKI, Juaniva Sidharta, S.E., M.Si. menekanan pentingnya peningkatan kemampuan manajemen melalui pemberdayaan SDM. Kewirausahaan menjadi kurikulum wajib di setiap fakultas di UKI. Kampus UKI menyadari pentingnya mendidik mahasiswa untuk dapat membuka lapangan pekerjaan.

“Masa depan bangsa bukanlah terletak pada jumlah penduduk yang banyak, bukan juga sumber daya alam yang melimpah, namun yang terpenting adalah SDM yang berkualitas. Pembangunan manusia menempatkan manusia menjadi tujuan akhir,” tegas Juaniva Sidharta.

Founder of Basudara Maluku Global, Iwan Muskitta, menjelaskan, “Kami membantu pengusaha menciptakan barang yang dibeli oleh pasar. Temukan produk yang memiliki kemasan dengan cerita yang berdampak sosial. Kunci berbisnis ialah kolaborasi untuk mencocokkan produk dengan persyaratan pasar. Kunci utama harus jadi pekerja keras. Yang berkecimpung harus merasa menjadi pemilik. Jika ingin spesifikasi diterima oleh pihak internasional, maka harus bekerjasama dengan pihak lain.”

Tayangan lengkap webinar nasional ini dapat dilihat di Youtube International Office UKI.