Kodam Jaya/Jayakarta melaksanakan Karya Bhakti Pembersihan Lingkungan UKI

Pada hari Jumat 13 Maret 2020, Kodam Jaya melaksanakan Karya Bhakti Pembersihan Lingkungan di sekitar Universitas Kristen Indonesia, dalam rangka mencegah dan meningkatkan kewaspadaan terhadap resiko penularan infeksi Corona Virus Disease (Covid-19).

Aster Kasdam Jaya Kol Inf Jacki Ariestanto, S.Sos. menegaskan, “Kegiatan Karya Bakti membersihan lingkungan tempat umum, merupakan salah satu dari pelaksanaan dari ‘8 Wajib TNI’, TNI wajib membantu kesulitan rakyat disekelilingnya. Kodam Jaya mendukung Instruksi Gubernur DKI Jakarta untuk melaksanakan kegiatan pengendalian risiko penularan infeksi COVID-19 di Wilayah Provinsi DKI Jakarta. Ada sekitar 200 orang dari Prajurit Kodam Jaya membersihkan lingkungan UKI seperti halte Trans Jakarta dan Jembatan Penyebrangan Orang Cawang. Selain UKI, Kodam Jaya membersihkan tiga kawasan yaitu Mesjid Al Jihad Makodam Jaya, seputaran Halte Busway UKI dan di Pool Bus Primajasa.”

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hukum dan Kerjasama UKI, Lolom E. Hutabarat, S.T., M.T, menjelaskan bahwa, “ Universitas Kristen Indonesia menyambut baik pembersihan lingkungan di sekitar UKI oleh Kodam Jaya. UKI turut membersihan lingkungan asrama dan fasilitas outdoor di Kampus UKI. UKI sudah mengeluarkan surat edaran resmi di kalangan sivitas akademika untuk meningkatkan kewaspadaan dini terkait Coronavirus Disease. LPPM UKI juga sudah melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat di Kelurahan Cawang.”

Lolom E. Hutabarat menambahkan sivitas akademika UKI dapat menangguhkan perjalanan ke luar negeri untuk keperluan yang dapat ditunda, terutama negara-negara terdampak Covid-19. Saat ini, UKI menyediakan fasilitas cuci tangan menggunakan sabun dan/atau alcohol based hand rub/ hand sanitizer, di setiap ruangan/ tempat strategis.

Jika ditemukan warga masyarakat yang mengalami gejala demam disertai batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak nafas dan baru kembali dari Negara terjangkit, dapat segera melaporkan informasi penderita kepada ; Dinas Kesehatan melalui no. telp 081388376955, Kementerian Kesehatan melalui no. telp : 021 5210411, 081212123119.