Melayani Di Cisereh

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan unsur ketiga dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Universitas bukan hanya bermakna komunitas guru dan akademisi, melainkan sebuah action center. Ini berarti bahwa ilmu yang didapat dari pembelajaran di universitas memiliki jalan untuk diimplementasikan dalam keseharian. Ilmu bukan hanya harus memuaskan secara intelektual, melainkan harus memiliki nilai guna dan viable, yaitu dapat dipraktikkan dan dikerjakan.

Atas dasar pemikiran inilah, Universitas Kristen Indonesia (UKI) mengadakan PKM di Desa Cisereh, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada hari Jumat, 17 Februari 2017. Kegiatan ini melibatkan fakultas-fakultas UKI bekerja sama dengan Dewan Pengurus Pusat Ikatan Alumni UKI (DPP IKA UKI) dan Ikatan Alumni Pascasarjana UKI. Tidak kurang dari 10 mobil yang terdiri dari mobil pribadi dan mobil operasional, berkonvoi membawa para personil UKI ke lokasi PKM.

Kegiatan yang diketuai oleh I Dewa Ayu Widyani, SH., MH dari FH UKI ini dilaksanakan di kantor kepala desa Cisereh. Sesampai di sana, tampak masyarakat yang sedang menunggu kegiatan dimulai sembari menyaksikan penampilan grup musik dangdut. Fakultas yang mengambil bagian dalam kegiatan ini adalah Fakultas Hukum UKI, Fakultas Ekonomi UKI, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UKI, dan Fakultas Kedokteran UKI. Kedatangan rombongan UKI disambut baik oleh Kepala Desa Cisereh, Muhammad Kardi.

Saor Siagian, SH., MH, Ketua DPP IKA UKI dalam kesempatan itu memberikan sambutannya. Beliau mengungkapkan bahwa panitia datang dari berbagai tempat yang jauh, khusus untuk memberikan pelayanan di Cisereh.

“Jadi mohon manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Ada berbagai penyuluhan, konsultasi, juga pelayanan kesehatan. Semoga semuanya dapat berguna bagi warga di sini,” tuturnya.

Sesi pertama kegiatan adalah penyuluhan hukum tentang pertanahan dan legalitasnya. Materi ini dibawakan oleh Dr. Aartje Tehupeiory, SH., MH. Peraih gelar Doktor yang juga menjabat sebagai kepala UKI Press ini menerangkan dengan lugas prosedur pendaftaran dan legalisasi status tanah. Sembari tempat pengobatan gratis dipersiapkan, penyuluhan berlanjut ke materi berikutnya yang dibawakan oleh Robert Panjaitan, SE., MMA. Dosen Fakultas Ekonomi UKI ini membawakan materi tentang kewirausahaan. Beliau memaparkan bahwa banyak sekali kesempatan untuk memiliki penghasilan sendiri, misalnya dengan memanfaatkan tanah sendiri untuk membudidayakan cabe.

Salah satu hal yang menarik dari kegiatan PKM ini adalah dibukanya kelas-kelas konsultasi, baik pribadi maupun kelompok. Kelas konsultasi ini dibagi menjadi kelas hukum, kelas ekonomi, kelas kesehatan, dan kelas pendidikan. Di dalamnya warga dapat berkonsultasi dengan para pakar di bidangnya secara gratis. Untuk warga yang butuh privasi dalam konsultasi pun terakomodasi dengan baik dengan konsultasi perorangan.

Acara yang dipandu oleh Dr. Erni Murniati, M.Pd. ini diakhiri pada pukul 16.00 WIB. Setelah perpisahan dengan Kepala Desa, komponen desa, dan para kader PKK, rombongan pun kembali ke UKI, menembus kemacetan Jakarta.