“Mengapa Roh Kudus Penting?”

JAKARTA-REPORTER Seluruh Sivitas Akademika Universitas Kristen Indonesia (UKI) mengikuti Ibadah Pentakosta bertemakan “Kuasa Roh Kudus Memperbarui Hidup Lebih Berdampak bagi Dunia” yang dihadiri Pdt. Dr. Ir. Mangapul Sagala, M. Th., Rektor STT Trinity, Jumat (9/6), di Ruang Aula Lantai 3, Kampus UKI, Cawang.

Pdt. Mangapul berdiri di belakang mimbar, mengucapkan doa, dan mengawali khotbahnya dengan mengutip ayat dari Matius 5:13-16,

“Kamu adalah ‘garam’ dunia. Jika ‘garam’ itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Jangan pernah harapkan idealisme, kebenaran, hati yang suci dari manusia yang sudah diperbudak. Kalau mau Republik ini beres, UKI juga harus beres!” Tegas Pdt. Mangapul.

Dalam khotbahnya, Pdt. Mangapul pun menyinggung fakta tentang kondisi Indonesia saat ini. Beliau menyatakan bahwa konsensus NKRI tidak pernah dibangun atas dasar Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA), mayoritas maupun minoritas tetap didirikan atas dasar visi dan misi NKRI.

“Kalau kita menyangkali hal ini, silahkan pergi ke tempat lain,” katanya.

Kepada jemaat UKI, Pdt. Mangapul mengatakan, “Saya siap mati untuk Indonesia karena tidak ada perjuangan kalau tidak siap mati!” Pernyataan tersebut dikarenakan komunitas UKI yang hampir berjumlah 5000 orang seharusnya berperan untuk sepakat menyuarakan persatuan NKRI.

Mengingat dampak UKI yang sangat penting di Indonesia, Pdt. Mangapul berpesan, UKI harus melahirkan generasi yang cerdas untuk bangsa.

“UKI jangan terlalu cepat memproduksi lulusan doktor. Lebih baik menghasilkan lulusan S1 tapi kualitas doktor, jangan lulusan S1 kualitas STM,” tukas Pdt. Mangapul yang menekankan perlunya kualitas daripada kuantitas.

“Kalau mau UKI ini bergengsi, orang-orangnya harus bermutu!” tambahnya.

Mangapul membenarkan bahwa hanya kuasa Roh Kudus yang memampukan hidup manusia lebih berdampak bagi dunia. Alasannya adalah sekalipun kita tahu yang baik, mau melakukan yang baik, tetapi kita tidak punya kemampuan untuk melaksanakannya dengan benar.

Ahli biblika yang menamatkan program doktoral di Trinity Theological College, Singapura, ini menekankan kembali, “You are the salt and the light of the world. Identitas ini berasal dari Yesus dan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan kita.”

Menurutnya, hidup yang dipenuhi Roh Kudus memampukan umatnya dalam mengerjakan identitas hidupnnya.

Di akhir khotbahnya, Pdt. Mangapul mengajak para jemaat untuk memberikan yang terbaik untuk Tuhan.

“Mari kita persembahkan yang terbaik bagi Allah kita. Dan Allah sanggup memunculkan lulusan-lulusan terbaik dari Universitas Kristen Indonesia. Ingat itu !”

(jeh/nin)