Menggali Semua Informasi dan Ilmu dari Pengajar Menghasilkan IPK 3,98 untuk Aviyanto

Jakarta – Tantangan perkuliahan yang dirasakan Aviyanto Kusuma Pratama, lulusan terbaik S2 Magister Manajemen UKI saat pandemi adalah adanya keterbatasan dalam melaksanakan kegiatan akibat tidak dimungkinkannya pertemuan secara tatap muka dengan pengajar. Aviyanto beroleh IPK 3,98.

Karena itulah, jelas dia, pada saat pandemi mahasiswa dituntut untuk lebih kreatif dalam memaksimalkan segala sumber dan fasilitas yang ada untuk dapat mengisi kekosongan maupun hambatan yang  diterima akibat adanya pandemi.

Untuk itu pun ia  memaksimalkan proses belajar mengajar dengan selalu berusaha menggali segala informasi dan ilmu yang diberikan oleh pengajar.

“Selain itu di luar kelas kita juga dituntut untuk selalu berusaha mencari tahu segala informasi yang relevan dengan program studi yang ditekuni dengan memaksimalkan segala media dan fasilitas yang ada sehingga kita selalu update dengan perkembangan yang ada,” tambah dia yang sekaligus memberikan tips untuk berhasil.

Aviyanto yang semasa kuliah sudah bekerja di Industri Perdagangan Berjangka Komoditi berharap dapat mengembangkan diri di industri tersebut dengan mengaplikasikan ilmu yang ia dapatkan dari berkuliah di Universitas Kristen Indonesia.

Ia pun menyampaikan Prodi Manajemen di Pasca Sarjana Universitas Kristen Indonesia memberikan kesempatan untuk dapat mendalami ilmu Manajemen Risiko secara lebih dalam dan terperinci yang merupakan ilmu yang sangat penting bagi orang-orang  untuk diimplementasikan dalam  segala aktivitasnya. (ics)