Meningkatkan Keterampilan Perawat melalui Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS)

Meningkatnya angka kematian yang terjadi salah satunya disebabkan oleh penanganan yang terlambat. Melalui pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS), Mahasiswa/i Program Studi Keperawatan, Fakultas Vokasi, Universitas Kristen Indonesia, dilatih untuk menangani penanganan pertama dalam suatu kondisi, yaitu kecelakaan pada pasien.

Pelatihan BTCLS ini sebagai bentuk prasyarat kelulusan yang wajib dimiliki calon perawat sebelum masa praktiknya, Pada tanggal 2 Agustus 2019, pelatihan BTCLS dimentori oleh empat pelatih memperlihatkan tiga skill, yaitu penanganan henti jantung (cardiac arrest) tanpa alat atau sering disebut Resusitasi jantung paru (Cardiopulmonary resuscitation) dan juga dengan alat Elektrokardiogram (EKG) dan penanganan patah tulang (bone fracture) yaitu trauma saat kecelakaan. Dalam peragaan kemampuanpenanganan patah tulang, ada seorang pemimpin yang memberikan aba-aba kepada timnya mengenai cara menangani pasien, seperti, “jangan membungkuk!” Lalu pada penanganan henti jantung dengan alat EKG, ketika para peserta selesai mengatur sistem, mereka menyerukkan, “clear!

Pelatihan BTCLS ini bertujuan agar para peserta dapat memberikan penanganan yang optimal dan tepat berlandaskan kepada keperluan para pasien mereka nantinya. Pelatihan ini dilaksanakan selama lima hari di Ruangan Lab. Keperawatan Lt. 3, Kampus UKI Cawang.

Catherine Nababan