MoU Signing Ceremony UKI-YB

JAKARTA-REPORTER                       Universitas Kristen Indonesia (UKI) menyadari pentingnya mendukung kualitas kemampuan para mahasiswa, khususnya minat Bahasa Mandarin. Dukungan ini pun direalisasikan pada Rabu lalu (31/05), dengan mengundang Yayasan Bina Cerdas Insani (YBCI) untuk melakukan penandatangan kerja sama dalam rangka pengembangan Program Pendidikan Bahasa Mandarin FKIP, di Ruang Rapat Rektor UKI. Momen ini dihadiri langsung oleh Ie Bie Hong, Ketua YBCI.

Acara penandatanganan MoU dibuka oleh Lisa Gracia Kailola, dengan memberikan penjelasan singkat bentuk kerja sama tersebut.

“Sebenarnya, detail kerja sama ini sudah didiskusikan sejak Februari lalu dan kami sangat bersyukur akhirnya dilakukan penandatanganan kerja sama ini. Harapan kami, pelaksanaan dan prosesnya hingga hasilnya pun juga sesuai dengan diskusi dan visi kita bersama,” kata Lisa.

Setelah pembacaan rincian perjanjian kerja sama oleh Yuni Indarwati, S. Pd., dari Sekretariat UKI, penandatanganan MoU dilakukan oleh Dekan FKIP UKI, Parlindungan Pardede S.S., M.Hum., dan Ketua Yayasan YBCI. Bentuk kerja sama ini di antaranya melaksanakan pelatihan Bahasa Mandarin di lingkungan UKI, memberikan kesempatan magang dan praktek kerja lapangan bagi mahasiswa Prodi Bahasa Mandarin, dan kesempatan untuk melanjutkan studi ke Universitas di China.

“Saya yakin kerja sama ini bisa sukses dan kita saling membantu dalam proses berjalannya kerja sama ini,” ujar Ie Bing Hong dengan yakin saat menyampaikan harapannya.

Dekan FKIP tampak antusias ketika menyampaikan sambutannya.

“Saya rasa, ini langkah pertama untuk selanjutnya melakukan langkah-langkah raksasa berikutnya. Harapan kita, program studi ini dikembangkan sehingga bisa menyediakan tenaga kerja yang cocok dengan para industriawan China di Indonesia. Tidak hanya itu, pariwisata China di Indonesia juga luar biasa dan ini sangat prospektif. Kita harus mulai bergerak !” Tutur Parlindungan Pardede, S.S., M. Hum.

Kedepannya, kedua belah pihak berharap kerja sama ini tidak hanya di bidang akademis, tetapi juga kerja sama yang mendukung bidang praktisi industri.

(nin)