NATAL, KRISTUS SUMBER PENGHARAPAN DUNIA

Perayaan kelahiran Yesus Kristus menjadi hari yang dinantikan di penghujung tahun oleh seluruh umat Kristiani di dunia. Tahun 2016 ini seluruh Sivitas Akademika Universitas Kristen Indonesia (UKI) bersyukur dapat kembali beribadah dan merayakan hari Natal bersama, bertempat di Ruang Aula dan Ruang Seminar Gedung AB Lantai 3, Kampus UKI Cawang, Jaktim (15/12).

Natal UKI 2016 mengangkat tema “Kristus Sumber Pengharapan Dunia” yang diambil dari Lukas 2:11, dan Subtema “Natal Membangun dan Memelihara Solidaritas dalam Semangat Kerja untuk Mewujudkan Visi & Misi Keluarga Besar Sivitas Akademika UKI”.

Acara diawali dengan Ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Kampus, Pdt. Wellem Sairwona, M. Th., dan MC, Arya Gina Tarigan, S.E., ibadah juga dikemas menarik dengan sisipan Opera Natal Berjudul “Mama Cepat Pulang” yang mengangkat masalah Human Trafficking di Indonesia, khususnya perdagangan perempuan. Opera Natal ini bertujuan untuk merefleksikan problematika yang terjadi pada kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini dan bagaimana kita menyikapinya secara arif dan bijaksana sesuai nilai-nilai Kristiani yang kita pahami.

Firman Tuhan dalam Ibadah Natal UKI diwartakan oleh Pdt. Dr. Nancy Nisahpih Rehatta, M. Th., yang juga merupakan Pendeta Perempuan Pertama dari Gereja GPIB yang meraih gelar Doktor. Beliau mengatakan bahwa keistimewaan dari kelahiran Yesus Kristus adalah Yesus menghadirkan keselamatan di dalam dunia ini.

“Ketika orang mencari jalan keselamatan, Yesus memberikannya secara gratis. Syaratnya percaya saja, pasti selamat,” ucap Pdt. Nancy.

Sosok Yesus adalah sosok yang universal, kehadiran-Nya membawa harapan ke dunia. Menurut Pdt. Nancy, Yesus Kristus memberi angin segar bagi orang-orang Yahudi yang tertindas kala itu, dan Yesus membawa perubahan besar, bukan hanya untuk segelintir orang tetapi untuk seluruh dunia.

Untuk menunjukkan bahwa Kasih Kristus benar-benar ada, kita sebagai orang percaya harus menggambarkan karakter Kristus melalui karakter dan tingkah laku kita sehari-hari. Pdt. Nancy mengingatkan jemaat melalui opera natal yang disajikan bahwa hal tersebut menunjukkan bahwa saat ini manusia satu dengan yang lainnya semakin tidak peduli.

“Mengapa human trafficking terus menjadi masalah? Karena orang sudah tidak peduli. Kaum marjinal ada di sekitar kita. Jangan eksklusif! Jangan individual! Jangan egois! Jangan fokus pada diri sendiri, mari kita lihat apa yang di butuhkan dunia saat ini. Kata Paulus, Yesus itu adalah cermin bagi kita. Apa tujuan saudara dan saya menjadi Kristen? Supaya kita menjadi semakin seperti yesus. Kadang kita terlalu sibuk menuding, tapi lupa merubah diri sendiri. Belajarlah dalam setiap Natal, berubahlah semakin baik lagi seperti Kristus,” pesan Pdt. Nancy.

Setelah ibadah selesai, acara dilanjutkan dengan perayaan Natal yang diawali dengan Laporan Ketua Panitia Natal, Susilo, S. Kom., M.T.,

“Dalam rangka merayakan Natal tahun 2016, panitia telah melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan yang meliputi Pameran Teknologi dan Inovasi, Christmas Carol, Bazaar, Natal Anak, Pelayanan Diakonia kepada pensiunan karyawan UKI, lomba hias ruangan, lomba vokal, serta lomba selfie di sosial media UKI,” ujar Susilo.

Setelah laporan Ketua Panitia, Rektor UKI, Dr. Maruarar Siahaan, S.H., menyampaikan ucapan selamat Natal dan sambutannya.

“Biarlah melalui perayaan Natal bersama ini kita semua semakin dikuatkan dalam iman dan kasih yang diajarkan kepada kita, sehingga pelayanan yang kita berikan adalah pelayanan yang berangkat dari pengutusan Tuhan kepada kita, untuk memberitakan kebenaran firman-Nya sebagai Garam dan Terang di tengah-tengah masyarakat , bangsa-bangsa, dan negara-negara di Asia.

Ketua Yayasan UKI, yang diwakili oleh Dr. Antony Sihombing, turut menyampaikan sambutan,

“Selamat, Kita hari ini diberikan kesempatan merayakan natal. Kita juga bersyukur dan berterima kasih kepada tim opera yang menampilkan keberagaman Indonesia. Begitu besar Indonesia dan kita diminta merawat dan membangun bangsa Indonesia. Mahasiswa UKI akan membangun dan merawat bangsa Indonesia. Jangan takut karena Kristus-lah pengharapan kita,” sambut Dr. Antony.

Acara perayaan ini menampilkan pertunjukkan dari Paduan Suara Mahasiswa (PSM UKI), Trio East Voice, Peace Acapella, FK UKI Choir, Rektorat UKI Choir, dll. Selain itu diumukan Pemenang Lomba Natal, dan puluhan Doorprize.

Selamat Natal 2016 dan Selamat Menyambut Tahun Baru 2017. Tuhan Yesus Memberkati!

(jeh/lis)