PANGLIMA TNI BERI KULIAH UMUM DI HADAPAN RIBUAN MAHASISWA UKI  

JAKARTA-REPORTER       Kamis, 17 November 2016, Universitas Kristen Indonesia mendapat kesempatan tak biasa, dikunjungi oleh Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal Gatot Nurmantyo, beserta jajarannya. Tujuan kedatangan beliau adalah untuk memberikan kuliah umum dengan tema “Mari Teladani Semangat Juang Pahlawan Kemerdekaan Menuju Indonesia Sebagai Bangsa Pemenang” kepada para mahasiswa/i UKI dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November lalu.

Kuliah umum tersebut digelar di dua tempat, yaitu di Aula dan Ruang Seminar lantai 3, Kampus UKI Cawang, Jaktim. Ribuan peserta yang hadir termasuk mahasiswa, dosen, staf, serta tamu undangan sangat antusias hadir memenuhi ruangan, bahkan banyak yang tidak mendapat tempat duduk hingga selesai acara.

panglima5
Kedatangan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo disambut oleh seluruh sivitas akademika UKI

Sebelum kuliah umum dimulai, Panglima TNI yang juga didampingi oleh Panglima Kodam Jaya, Mayjen. Teddy Lhaksamana beserta jajarannya disambut oleh Rektor UKI, Dr. Maruarar Siahaan, S.H., dan seluruh pimpinan UKI di Gedung Rektorat UKI. Tiba di Aula, Jenderal Gatot Nurmantyo di Aula disambut dengan tarian Papua dan yel-yel “Viva UKI” dari mahasiswa/i UKI.

Kuliah umum ini dimoderatori oleh Dr. Gindo E. L. Tobing, S.H., M.H., Dosen Fakultas Hukum UKI. Panglima TNI mengakui UKI sebagai kampus kasih menerima keberagaman Indonesia di dalamnya.

“Terima kasih sekali bahwa kampus ini menunjukkan kebhinekatunggalikaannya. Tema ini saya ambil karena memang awal dari perjuangan bangsa ini adalah diinisiasi oleh para pemuda dan akademisi, seperti Dr. Sutomo. Dia mendirikan Budi Utomo untuk menggerakan pemuda. Selama 20 tahun ia berjuang dan berhasil menyadarkan pemuda untuk bersatu. Hingga para pemudanya bersumpah untuk bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu, Indonesia,” papar Jenderal kelahiran Tegal, 13 Maret 1960 ini.

panglima-6
Pertemuan Panglima TNI dan jajarannya dengan sivitas akademika UKI di ruang rapat rektor UKI

Di hadapan ribuan mahasiswa, Panglima TNI memaparkan kondisi Indonesia dari perspektif ancaman, baik dari luar maupun dalam negeri. Seperti perjanjian Celah Timor antara Indonesia dengan Australia, lunaknya Undang-Undang Terorisme sehingga Indonesia dianggap menjadi tempat paling aman bagi para teroris, ancaman narkoba, ancaman persaingan ekonomi, dan bonus demografi Indonesia yang sangat besar.

“Semua sangat berpengaruh terhadap kondisi dalam negeri.
Indonesia menjadi rebutan karena Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dan garis pantai terpanjang kedua di dunia setelah Kanada,” jelas perwira yang diangkat menjadi Panglima TNI sejak 8 Juli 2015 ini.

Kita memang patut berbangga, dengan segala keberagamannya Indonesia tetap utuh dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jenderal Gatot Nurmantyo pun menjelaskan mengapa itu bisa terjadi.

“Kenapa Indonesia tidak mudah pecah? Karena kita adalah kumpulan patriot-patriot yang bertanggung jawab. NKRI sudah final dan tugas TNI adalah menjaga hal tersebut. Negara ini berdiri bukan TNI yang mendirikannnya, jadi TNI membutuhkan dukungan seluruh warga Indonesia, dan Indonesia berdasarkan Pancasila. Itu paten,” Tegas Panglima TNI.

Saat menjawab pertanyaan para wartawan yang hadir, Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan pentingnya membangkitkan semangat para pemuda, khususnya mahasiswa, untuk persatuan dan kesatuan bangsa.

panglima-4
Peserta kuliah umum bersama Panglima TNI yang memenuhi ruangan aula UKI

“Tulang punggung dari pemersatu bangsa, tulang punggung pembangun bangsa dari sejak bangsa ini belum berdiri, sampai berjuang bersatu yang mengisi kemerdekaan adalah pemuda dan mahasiswanya. Jadi mahasiswa sebagai pemersatu,” tutur Jenderal Gatot Nurmantyo.

Rektor Universitas Kristen Indonesia, Dr. Marurar Siahaan, S.H., sangat mengapresiasi kedatangan Jenderal Gatot Nurmantyo ke UKI.

“Saya kira (kuliah umum) sangat memberi inspirasi dan ada kepastian bahwa TNI bisa membuat keadaan menjadi aman, terutama sekali tentu saja dalam mempertahankan NKRI. Yang paling penting juga ada suatu pesan untuk menitipkan negara ini kepada generasi muda terutama mahasiswa dan itu termasuk mahasiswa UKI. Tentu saja kita sangat mengapresiasi dia,” ucap Rektor.

panglima-2
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dalam memebri kuliah umum didepan sivitas UKI

Rektor juga mengaku senang melihat antusiasme para mahasiswa yang mengikuti kuliah umum sampai selesai, bahkan melebihi waktu yang dijadwalkan.

 

“Meskipun sudah melewati target saya kira itu juga merupakan bukti bahwa mahasiswa kita menaruh perhatian apa yang diungkapkan oleh Panglima,” tutup Rektor.

 

(jeh/lis/ted)