Pelatihan Penulisan Jurnal Ilmiah Kedokteran

JAKARTA-REPORTER                     Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia (FK UKI) mengadakan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Menulis Makalah Ilmiah bagi Staf FK UKI di ruang kuliah lantai 5 Gedung Grha William Soeryadjaya FK UKI, Cawang (5/12). Pembicara dalam pelatihan ini adalah Dr. dr. Sudung O. Pardede, Sp.A(k) dan Prof. Dr. dr. Retno Wahyuningsih, M.S., Sp.Park.

Sudung mengatakan, banyak karya tulis mahasiswa yang bagus dan bisa menjadi karya ilmiah. Karya mahasiswa dapat diberikan ke majalah ilmiah FK UKI. Ia menyarankan ide topik penulisan segera ditulis dan dibuat kerangka tulisan. Langkah selanjutnya adalah membaca literatur yang sesuai secara menyeluruh, lalu masukkan ke dalam bagian kerangka makalah, tulis sumber pustaka, dan revisi berulang ulang.

Anggota majalah kedokteran FK UKI ini menjelaskan penulisan tabel dalam makalah ilmiah perlu dibatasi jumlahnya karena tabel tidak disukai editor makalah. Bila data dapat disajikan dalam kalimat maka tabel tidak diperlukan. Garis horizontal dan vertikal pada tabel dapat dihilangkan. Ketua Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran UKI ini juga menyarankan, untuk memecah tabel rumit menjadi dua tabel atau lebih. Judul tabel ditulis dengan huruf kecil atau seluruhnya huruf besar.

Bagian kesimpulan dari makalah ilmiah harus menjawab pertanyaan penelitian. “Pada bagian kesimpulan jangan terlalu yakin dan merendah. Kesimpulan harus berdasar data-data dan literature,” jelasnya.

Sudung menuturkan, penggunaan tanda ± pada makalah ilmiah. Menurut beliau hindari penggunaan tanda ± pada interval kepercayaan dan standar deviasi. Interval kepercayaan adalah rentang nilai parameter yang diperoleh dari suatu statistik bila sampling dilakukan berulang-ulang.  Standar deviasi atau standar eror sering membingungkan jika berhubungan dengan nilai negatif. Hindari tanda ±  dan diganti dengan tanda kurung.

Prof. Dr. dr. Retno Wahyuningsih, M.S., Sp.Park. saat memberikan pelatihan.

Prof. Dr. dr. Retno Wahyuningsih, M.S., Sp.Park memaparkan bentuk penulisan makalah ilmiah biomedik dan kedokteran. Salah satu bentuk tulisan ilmiah adalah laporan kasus. Menurut beliau kesalahan umum dari bentuk laporan kasus adalah tidak menghubungkan kasus dengan teori. Pemimpin Redaksi Majalah Kedokteran UKI ini mengatakan, judul makalah ilmiah tidak boleh disingkat, awal kalimat tidak boleh ada angka dan singkatan, abstrak penelitian dibuat dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

“Daftar pustaka harus dibuat secara cermat dan sesuai sistem. Sumber daftar pustaka sebaiknya dari makalah ilmiah terbaru, jangan hanya dari buku dan Wikipedia,” ucap dr. Retno.