Penanaman Mangrove dan Terumbu Karang oleh PALAMA FEB UKI

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup pada 5 Juni 2019 lalu, PALAMA (Pecinta Alam Mahasiswa), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kristen Indonesia, menanam 4000 bibit mangrove dan 100 bibit terumbu karang di Pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, pada tanggal 14 -16 Juni 2019. Tema dari kegiatan ini ialah “Learning and Working to Our Success with Mangrove”.

Kegiatan ini bekerja sama dengan Pusat Budaya dan Konservasi Laut (PBKL) Pulau Tidung, Kementrian Kelautan & Perikanan (KKP), Siswa/i dari Taruna Pecinta Alam (TARPALA), SMKN Negeri 61 Jakarta serta disponsori oleh PT. Lima Inti Sinergi. PBKL Pulau Tidung memberikan edukasi tentang cara menanam mangrove kepada mahasiswa UKI dan siswa SMKN 61 Jakarta.

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki banyak keindahan alam bahari. Terumbu karang yang terawat menjadi destinasi wisata bahari yang menarik. Manfaat penanaman terumbu karang ialah sebagai tempat tinggal dan berkembang biak ribuan jenis ikan, hewan, tumbuhan dan makanan laut lainnya yang mengandung protein tinggi.

Erick Hamid dari PBKL menjelaskan pentingnya hutan mangrove atau bakau khususnya bagi pulau-pulau kecil yang ada di Kepulauan Seribu seperti Pulau Tidung (Tidung Besar & Tidung Kecil). “Mangrove dapat mencegah erosi dan abrasi pantai, mencegah intrusi laut, menghasilkan oksigen, serta tempat tinggal bagi biota-biota laut; seperti kerang, kepiting, juga tempat bertelur bagi ikan-ikan, “ ujar Erick Hamid.

Penanaman Terumbu Karang oleh PALAMA FE UKI di Pulau Tidung Kecil

Tim PBKL juga memberikan edukasi mengenai penyu-penyu laut yang hidup di Pulau Tidung Kecil dan edukasi kerangka paus sperma berukuran 13 meter.

Penanaman mangrove dan terumbu karang ini dilakukan sebagai bentuk pelaksanaan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Selanjutnya Mahasiswa/i PALAMA FE UKI melakukan Aksi Bersih Sampah di Wilayah Konservasi Laut Pulau Tidung Kecil.