Penyatuan Akademi Perbankan YUKI, Akademi Keperawatan RSU FK UKI dan Akademi Fisioterapi UKI ke Universitas Kristen Indonesia

JAKARTA-REPORTER        Direktorat Pengembangan Kelembagaan Perguruan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi melakukan verifikasi dokumen dan evaluasi lapangan dalam rangka penyatuan Akademi Perbankan YUKI, Akademi Keperawatan RSU FK UKI dan Akademi Fisioterapi UKI ke Universitas Kristen Indonesia. Penyatuan ketiga akademi ini diajukan oleh Yayasan Universitas Kristen Indonesia pada Selasa, 20 Maret 2018 di Kantor Yayasan UKI, Cawang, Jaktim.

Tim asesor terdiri dari Aulia Ni’matu Fajar, S.H., Risma Sari, S.S., dan Budhy H. Pancasilawan, S.H., M.M., dari Kopertis Wilayah III. Evaluasi lapangan dan verifikasi dokumen aspek hukum dilakukan Dr. Jaka Santos, S.H.,L.L.M., dari Universitas Pancasila. Evaluasi lapangan dan verifikasi dokumen aspek keuangan dilakukan oleh Dr. Christina Juliana dari Universitas Indonesia.  Evaluasi lapangan dan verifikasi dokumen aspek umum dilakukan oleh Dr. Heri Fathurahman, M.Si., dari Universitas Indonesia.

Pertemuan dihadiri di antaranya oleh Ketua Yayasan UKI, Dipl. Ing. Salomo Panjaitan, Direktur Akademi Perbankan UKI, Dr. Lis Shinta, S.E.,M.M., Direktur Akademi Keperawatan, Ns. Hasian Leniwita, S.Kep, Direktur Akademi Fisioterapi, dr. Karuniawan Purwantono, Sp. BO.

Sekretaris Yayasan UKI, Tien Handayani Nafi, S.H., M.Si., memberikan kata sambutan bahwa penyatuan ketiga akademi untuk meningkatkan kualitas lulusan menjadi tenaga kerja yang siap menghadapi era globalisasi.

Selanjutnya Dra. Sylvia Supartiningsih dari Direktorat Pengembangan Kelembagaan Perguruan Tinggi, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi menjelaskan, “Kami memberikan hasil verifikasi dokumen dan evaluasi lapangan dari aspek hukum, aspek keuangan dan aspek umum. Mahasiswa dari ketiga akademi yang pindah ke UKI dapat membuat surat bahwa dengan kesadaran diri untuk bergabung dengan UKI.”

Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Wilson Rajagukguk, M.Si., M.A., memberikan penjelasan bahwa penyatuan ketiga akademi berdasarkan beberapa aturan. Aturan pertama ialah Regulasi Permenristekdikti Nomor 100 Tahun 2016 tentang pendirian, perubahan, pembubaran PTN, dan pendirian, perubahan, pencabutan ijin PTS. Penyatuan juga dilakukan berdasarkan surat keputusan YUKI Nomor 96/YUKI/A.402/05.15 tentang Tata Kelola Akademi Perbankan di bawah koordinasi UKI. Surat keputusan YUKI nomor 45/YUKI/A.402/05.15 tentang Tata Kelola Akademi Keperawatan di bawah koordinasi UKI.

“Penyatuan Akademi Perbankan, Akademi Keperawatan, dan Akademi Fisioterapi bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan, meningkatkan efisiensi tata kelola, dan menjawab kebutuhan pasar,” tambah Dr. Wilson Rajagukguk, M.Si., MA.

Akademi Keperawatan YUKI telah meluluskan ±700 mahasiswa dari tahun 2003 hingga sekarang. Mahasiswa Akper YUKI mendapat pelatihan BCTLS dan sertifikat bahasa Inggris.

Akademi Fisioterapi YUKI adalah perguruan tinggi yang berorientasi bidang kesehatan dengan Program Studi Fisioterapi. Akademi ini memiliki dua konsentrasi yaitu, Fisioterapi pada Traumatologi dan Fisioterapi pada Olahraga. Akademi fisioterapi mengajarkan profesionalisme implementasi teknis keahlian bidang fisioterapi traumatologi dan olahraga, pengelolaan pelayanan fisioterapi, komunikator fisioterapi, pengembangan ilmu serta entrepreneurship fisioterapi.

Akademi Perbankan YUKI berdiri pada tahun 1992 dengan Program Studi Keuangan dan Perbankan dan terakreditasi B pada tahun 2014.