Persiapan Pelaksanaan CBT Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter

Pelaksanaan Computer Based Test Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter  (CBT – UK MPPD) 2017 Batch 4 akan diselenggarakan 18 November 2017 di lantai 7 Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia, Jakarta.  Briefing pelaksanaan ujian diselenggarakan 17 November 2017 oleh panitia nasional Ujian Kompetensi MPPD 2017 di Grha William Soeryadjaya, UKI.
 
Peserta ujian kompetensi terdiri dari mahasiswa fakultas kedokteran beberapa universitas, diantaranya UKI, Universitas Indonesia, Universitas Jember, Universitas Cendrawasih, Uniba, Unjani. Acara dibuka oleh wakil dekan FK UKI dr. Sisirawaty, MS., Sp. Par, M.Si. Beliau mengingatkan mahasiswa calon peserta ujian harus mengikuti briefing untuk bisa mengikuti ujian kompetensi.
 
Syarat dari peserta ujian kompetensi mahasiswa program profesi dokter ini adalah mahasiswa Program Studi Dokter dan terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi. Untuk mengikuti ujian, peserta harus melakukan registrasi online lewat institusinya, yaitu di website aktivasi.pnukmppd.dikti.go.id.  
 
Pembicara dalam briefing pelaksanaan ujian adalah dr. Lina Lukitasari, M.Si dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. “Peserta harap hadir jam 7 pagi saat ujian untuk sesi pertama. Peserta yang datang saat log in ujian berlangsung, maka tidak diperkenankan masuk ruangan ujian. Panita tidak akan menegur peserta ujian, kami akan langsung mencatat pelanggaran di berita acara pelaksanaan”, ungkap dr. Lina Lukitasari, M.Si.
 
Computer Based Test Ujian Kompetensi MPPD ini menggunakan aplikasi web based mozila firefox dan komputer intranet. Jumlah soal yang dikerjakan sebanyak 200 soal dan harus dikerjakan dalam waktu 3 jam 20 menit. Jenis soal yang dikerjakan adalah pertanyaan pilihan ganda,yaitu memilih jawaban dari lima pilihan. Soal dari ujian merupakan studi kasus, pertanyaan dan pilihan. Ujian akan berlangsung dalam dua sesi yaitu sesi pertama akan mulai pukul 08.00 WIB sedangkan sesi dua akan mulai pukul 13.00 WIB. Peserta harus datang 1 jam sebelum pelaksanaan.
 
“Peserta ujian diharapkan tidak memakai jam tangan, cincin, anting. Handphone, alat tulis,, tas dapat disimpan di loker. Minuman dan obat obatan pribadi dapat dititip ke pengawas. Peserta ujian kompetensi wajib membawa identitas pribadi seperti KTP atau SIM saat pelaksanaan ujian,” ucap dr. Lina Lukitasari, M.Si.