Prodi Pendidikan Fisika FKIP UKI Bergerak Ikuti Persaingan

JAKARTA-REPORTER Rabu (26/07), Tim Assesor BAN-PT melakukan visitasi ke Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Indonesia, tepatnya Program Studi Pendidikan Fisika UKI. Tim assessor BAN-PT DIKTI diwakili oleh Dr. Heru Kuswanto, M. Si. (Universitas Negeri Yogyakarta) dan Dr. Eng. Azhar Kholiq Affandi, M.S. (Universitas Sriwijaya) disambut baik oleh Rektor UKI, Dr. Maruarar Siahaan, S.H., bersama Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Wilson Rajagukguk, M. Si., M.A., dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Dhaniswara Harjono, S.H., M.H.

Dalam kata sambutannya, Rektor UKI menjelaskan dengan singkat kiprah Universitas Kristen Indonesia di tengah persaingan dengan lembaga dan institusi baru yang semakin banyak muncul di dunia pendidikan.

“Sebagai universitas tertua yang mengalami up and down dalam sejarahnya, UKI tetap berupaya terus menjangkau daerah-daerah yang tertinggal, salah satunya mahasiswa dari Papua.” ujarnya. Dalam pelayanan kepada mahasiswa, UKI tetap memberikan usaha ekstra untuk membina mahasiswa Papua, khususnya penyesuaian tata cara yang berlaku di universitas.

Program Studi Pendidikan Fisika FKIP adalah salah satu program studi di UKI yang pertama sekali meraup akreditasi. “Ini adalah hal yang baru bagi Kepala Program Studi kami, tetapi untuk segala kebutuhan selama akreditasi sudah kami persiapkan,” kata Hotmaulina, Kepala Badan Pengendalian (BPM) UKI. Hotma juga menjelaskan kebutuhan SDM saat ini sudah mencukupi untuk berdirinya Prodi Pendidikan Fisika, namun ke depannya UKI akan memenuhi kebutuhan Profesor dan Doktor untuk meningkatkan kualifikasi dosen Fisika FKIP.

“Tahun lalu, kami mendapat hibah pengembangan untuk pembelajaran, yaitu pengadaan laboratorium Fisika dan saat ini sudah digunakan dengan baik. Intinya, kami akan terus berupaya untuk melengkapi fasilitas, sarana, dan prasarana pembelajaran Fisika,” tambah Hotma.

Berdasarkan pengamatan tahun ini, FKIP UKI memang masih berjuang menemukan minat mahasiswa untuk belajar di Prodi Pendidikan Fisika dikarenakan sulitnya mengejar persaingan dengan program studi yang mudah diterima di pasar kerja.

 

Dilihat dari penulisan jurnal dosen yang sudah mulai memasuki jurnal terakreditasi internasional, yaitu SCOPUS, dosen-dosen aktif mengikuti pelatihan yang mendukung kebutuhan Prodi serta mahasiswa yang berprestasi di tahun 2015 di tingkat Kopertis. Fisika FKIP UKI sedang bergerak mengikuti persaingan.

Di akhir acara penyambutan, tim assessor terlihat bersemangat menyampaikan, “Kita sama-sama ingin membangun bangsa ini bersama. Selama proses akreditasi, tidak ada punishment. Yang kami harapkan adalah kerjasamanya untuk memberikan semua yang kami butuhkan supaya proses ini berjalan dengan baik dengan hasil yang baik,” pungkas Heru.

(ind)