Prodi Teknik Elektro FT UKI Gunakan Simulasi Perangkat Lunak untuk Kuliah Praktikum

Prodi Teknik Elektro FT-UKI secara khusus menawarkan dua peminatan yaitu, Teknik Energi Listrik  (dengan profil lulusan pelaku jasa konstruksi elektrikal dan mekanikal) dan Teknik Kontrol (dengan profil lulusan pelaku industri/otomatisasi industri) yang berorentasi pada energi terbarukan dan sistem cerdas teknologi informasi yang perduli dengan lingkungan serta berjiwa techno-enterperneur.

“Dan alumni Teknik Elektro FT-UKI dari berbagai angkatan sudah menempati posisi-posisi yang cukup baik di perusahaan-perusahaan, bahkan tidak sedikit yang menjadi pengusaha,” terang Ir. Bambang Widodo., MT., Kaprodi Teknik Elektro FT-UKI tentang keistimewaan Prodi yang dipimpinnya.

Di saat pandemi covid 19 ini, ia nyatakan memang tidak mudah mengadakan perkuliahan secara daring apalagi untuk Prodinya, karena sebagian besar mata kuliah harus didukung dengan praktikum yang sangat dibutuhkan. “Bagaimana seorang sarjana teknik elektro yang bekerja di otomasi industri jika tidak pernah menggunakan alat ukur, alat kontrol, bahkan memegang kabelpun tidak pernah,misalnya,” ia mencontohkan.

Namun demikian, kata dia lagi, perkuliahan harus tetap jalan. Mata kuliah praktikum menggunakan simulasi perangkat lunak dan hanya sebatas peragaan & membuktikan dalil atau fenomena yang dapat membantu mahasiswa untuk memahami dalil itu. “Walaupun proses pembelajaran untuk sementara dapat diatasi, nantinya setelah pandemi ini berlalu, praktek nyata di laboratorium harus dilakukan oleh setiap mahasiswa yang menjadi persyaratan kelulusan sarjana teknik elektro,” tegas dia.

Dan kata dia pula,pada saat pertama kali mahasiswa masuk prodi, mahasiswa sudah diperkenalkan peralatan laboratorium secara garis besar,baik secara langsung (sebelum pandemi),maupun secara virtual seperti saat ini.

Untuk mahasiswa,yang susah untuk memahami mata kuliah Kalkulus dan Fisika akan dibantu untuk memahaminya melalui latihan penyelesaian soal-soal dengan menambah responsi mata kuliah 2 sks per mata kuliah, dan mahasiswa tidak dibebani biaya untuk response ini. (ics)