Program “Upaya Pelayanan Kecelakaan dan Kedaruratan Medik”

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas, dimana disebutkan bahwa Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat (UKM) dan upaya kesehatan perseorangan (UKP), dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerja dari masing – masing puskesmas. Adapun Program – Program Pemerintah yang wajib di laksanakan oleh setiap Puskesmas yakni terdiri dari 21 Program Pokok. Namun, yang paling terkenal diantara 21 Program Pokok Puskesmas dikenal dengan “Basic Six” (atau enam program yang wajib dilakukan oleh Puskesmas) di antaranya : Upaya Promosi Kesehatan, Upaya Kesehatan Lingkungan, Upaya Pencegahan Pemberantasan Penyakit Menular, Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat, Upaya Penyembuhan Penyakit dan Pelayanan Kesehatan, Upaya KIA & KB.

Salah satu upaya Penyembuhan Penyakit dan Pelayanan Kesehatan yakni pelayanan kecelakaan dan kedaruratan medik yang di lakukan di fasilitas pelayanan tingkat pertama yang mana di wajibkan oleh Peraturan Pemerintah. Pelayanan medik terdepan yang merupakan penatalaksanaan kecelakaan dan keadaan darurat medik berkenaan dengan perubahan keadaan baik fisiologi, anatomi dan mental psikologikal dari pengguna jasa pelayanan, yang terjadi secara mendadak, yang tindakan mengatasinya harus segera dilaksanakan di mulai dari tempat kejadian sampai dengan pelayanan medik untuk menyelamatkan kehidupan. Hasil tinjauan bulan November 2017 yang diperoleh dari data sekunder pada periode Januari – Desember 2016 hanya terdapat 11 insiden mengenai pelayanan kecelakaan dan kegawatdaruratan medik.

Program ini di puskesmas tersebut kurang berjalan dengan baik dikarenakan fasilitas serta kelengkapan alat yang di berikan kepada Puskesmas Kelurahan dalam hal menangangi kegawadatdaruratan sangat kurang. Hanya ditemukan alat hecting set yang sangat minim. Oleh karena hal tersebut banyak kasus yang dilimpahkan atau dirujuk langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah tanpa ditangani terlebih dahulu. Maka Perlu adanya peninjauan kembali oleh Pemerintah Pusat khususnya Dinas Kesehatan terkait kelengkapan alat serta fasilitas yang diberikan kepada setiap puskemas sebagai pelayanan terpadu tingkat pertama.

Sumber            :           PERMENKES NO. 75 tahun 2014

Data sekunder Puskesmas Kelurahan Daerah Jakarta Timur

(Shinta Ismaharani P Saing, Dr. Louisa A. Langi M.Si., MA)