PSM UKI, Bersinar di Natal Bersama Mabes TNI

JAKARTA-REPORTER, Bertempat di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (7/1), Paduan Suara Mahasiswa Univeritas Kristen Indonesia (PSM UKI) kembali mengibarkan bendera almamater Universitas Kristen Indonesia. Kali ini PSM UKI diundang sebagai pengisi acara Natal Bersama Mabes TNI.

Penampilan perdana dalam pelayanan PSM UKI di tahun 2016 ini  merupakan sesuatu yang sangat menggairahkan bagi teman-teman PSM UKI. Terlihat dari busana yang dipakai oleh PSM UKI pada acara Natal tersebut yang menggambarkan sebuah semangat awal yang cerah. Sesuai juga dengan tema Natal yang diangkat “Dengan semangat Natal 2015, Kita Mantapkan Motivasi Semangat Prajurit TNI dalam Menjaga Kedaulatan NKRI”. Maka, kali ini PSM UKI hadir dengan membawakan lagu berjudul Sing a Song to Merry Christmas.

PSM UKI merupakan salah satu dari beberapa paduan suara ternama di Jakarta yang sering diundang pada acara protokoler maupun event-event yang sering dilakukan oleh lembaga-lembaga atau instansi-instansi baik swasta maupun pemerintahan. Nama-nama paduan suara yang sering menjadi mitra pelayanan PSM UKI adalah PSM Unika Atmajaya, PSM Untar, PSM UPH dan lain-lain.

Natal TNI
PSM UKI membawakan lagu berjudul Sing a Song to Merry Christmas pada acara Natal Bersama Mabes TNI

Perayaan Natal Bersama TNI tersebut merupakan momen yang sangat tepat bagi TNI sendiri karena selain merayakan kelahiran Sang Juru Selamat, perayaan Natal tersebut merupakan momen di mana mereka dipersatukan bukan dalam bidang profesionalime mereka, namun dalam satu keluarga Kristus yang utuh.

Perayaan Natal diikuti ribuan prajurit dan PNS TNI Jajaran Gamisun Tetap I/Jakarta TNI. Turut hadir Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, para Kepala Staf Angkatan, Kasum TNI, Kabasarnas, Dansesko TNI, Koorsahli Panglima TNI, para Asisten Panglima TNI, Kapuspen TNI dan para Perwira Tinggi di lingkungan Mabes TNI/Angkatan serta ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt. Dr. Hendrieta T.H. Lebang.

Dalam sambutannya, Panglima TNI mengatakan bahwa Prajurit TNI sangat mencintai kedamaian, sehingga karena rasa cintanya prajurit TNI rela mengorbankan jiwa dan raga demi mewujudkan perdamaian. Perkataan tersebut didasarkan pada ayat alkitab Matius 22:37-39, “Bahwa hukum utama dan pertama dari umat Kristiani adalah hukum kasih. Kasihanilah Tuhan Allahmu dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa serta dengan segenap akal budimu” ucapnya
mengutip ayat alkitab.

Sedangkan, Pastor Rofinus Neto Wuli, Pr, menyampaikan pesan natal bahwa Indonesia harus bersyukur, karena memiliki spirit persatuan walaupun berbeda-beda suku, bahasa, agama, ras dan lain-lain. “Dengan perayaan Natal ini kita diingatkan juga untuk senantiasa menjadikan Pancasila sebagai pedoman kehidupan berbangsa dalam menjalankan kasih Tuhan,” ucap Pastor Rofinus Neto Wuli, Pr.

 

(irsan)