RS UKI dan Asrama Mahasiswa Yap Thiam Hien Terima Bantuan PGLII

Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) melakukan Aksi Sosial Dukung Pemerintah Hadapi Covid-19. TIMNAS Gerakan kasih PGLII PEDULI PANDEMI COVID-19 membantu Rumah Sakit UKI dan mahasiswa UKI di Asrama Yap Thiam Hien Jakarta berupa Sembako dan perlengkapan APD. Bantuan diberikan pada hari Senin, 27 April 2020. Bantuan dari pihak UKI diterima oleh Rektor UKI yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hukum dan Kerjasama (WRKK), Lolom Hutabarat, ST, MT, dan WRKSA, Dr. M.L. Denny Tewu, S.E., M.M. Bantuan untuk Rumah Sakit UKI diterima oleh Perwakilan dari RSU UKI, dr. Desi Ria Simanjuntak, S.K.M.

Sekretaris Ùmum Pdt. Tommy Lèngkong MTh, mengatakan kepedulian tersebut merupakan bentuk nyata bahwa PGLII merupakan mitra pemerintah dalam mewujudkan tujuan berbangsa dan bernegara.

“PGLII sebagai lembaga gereja aras nasional sejak berdirinya telah menegaskan tujuannya yang antara lain bermitra dengan pemerintah untuk  mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Kebersamaan dengan pemerintah bukan hal yang baru tetapi senantiasa dibaharui sesuai perkembangan terkini dan dalam hal ini menghadapi Pandemi Covid-19,” ujar Pdt. Tommy Lengkong

Ketua Tim Nasional Gerakan Kasih PGLII Peduli Pandemi Covid-19 Deddy A.Madong, SH, MA, menjelaskan, “Kami salurkan 100 unit APD dan peralatan medis untuk mendeteksi Covid-19, ke Rumah Sakit UKI. Bantuan juga diberikan untuk asrama mahasiswa UKI berupa 100 paket sembako dan beras. Kami masih akan tetap menyalurkan bantuan karena kepedulian kami sebagai komponen bangsa dan mengikuti anjuran Presiden RI agar kita menularkan kebaikan dan gotong royong sesama anak bangsa, semoga apa yang dilakukan PGLII menjadi gaya hidup gereja Tuhan dan umat Kristen di Indonesia.”

Wakil Rektor UKI, Lolom Hutabarat, ST, MT, mengatakan bahwa bantuan sudah beberapa kali diterima oleh UKI, di antaranya dari alumni di setiap fakultas, dosen dan simpatisan, serta Kemensos melalui GKI Kebayoran Baru. Jumlah mahasiswa  asrama ada 192 orang yang berasal dari Nias, NTT, pelosok Kalimantan, Mentawai,dan sejumlah daerah lainnya. kondisi mahasiswa asrama UKI saat ini diisolasi ketat di asrama dan tidak boleh keluar kampus UKI agar tidak terpapar covid 19.

PGLII yang beranggotakan 93 sinode dan 65 lembaga telah mendukung langkah pemerintah dalam menghadapi Covid-19, antara lain menyerukan agar umat Kristen mematuhi anjuran dari Pemerintah dalam menghadapi Covid 19. Bukan itu saja, dalam berbagai kesempatan dan dalam perayaan Paskah, PGLII kembali dalam surat penggembalaannya menyerukan gereja-gereja untuk beribadah di rumah dan membuka gereja gereja dan aset gereja dipakai Pemerintah sebagai tempat menampung pasien pandemi covid19.

PGLII memberikan berupa kurang lebih 15.000 masker dan 1600 liter sanitizer sudah disalurkan ke sejumlah komunitas di seluruh Indonesia antara lain Pondok Pesantren-Pondok Pesantren, Asrama asrama Mahasiswa dan masyarakat. Bahkan bantuan sembako dan beras sebanyak 650 kg, 1000 makanan siap saji dibagikan kepada beberapa asrama mahasiswa di Jabodetabek, termasuk asrama mahasiswa Papua. Sebagai contoh mahasiswa papua yang hendak magang tetapi batal karena Covid-19 dan terkendala kembali karena dikarantina