Sekretaris Pengurus Yayasan UKI, Johan Tumanduk: UKI Dapat Mewakili Institusi Kristen Yang Berwibawa, Berkualitas dan Profesional

Jakarta – Pendidikan yang berkualitas dibutuhkan negara Indonesia untuk menyiapkan bonus demografi yang akan terjadi. Namun hal ini dapat menjadi bencana jika tidak disiapkan dengan matang. Beragam tantangan tengah dihadapi, baik itu global maupun nasional.

“Pendidikan tinggi berkualitas menyiapkan SDM unggul yang mampu bersaing secara global. Perguruan tinggi harus beradaptasi dengan cepat dalam menyiapkan skill dan kompetensi baru mahasiswa supaya dapat menjawab beragam tantangan yang dihadapi.Diharapkan mahasiswa lulus dengan memiliki kompetensi yang dapat bermanfaat dalam pembangunan bangsa,” ujar Sekretaris Yayasan Universitas Kristen Indonesia, Johan Tumanduk, S.H., M.M., M.Min., M.Pd.K.

“Untuk UKI sendiri, jadikan diri ini sebagai pengembang  visi menjadi garam dan terang ditengah-tengah masyarakat dalam hal penyiapan kader-kader pemimpin bangsa. Alumni Universitas Kristen Indonesia (UKI)  berprestasi. Apa pun dihadapi di depan, semua akan bergantung apa yang dibuat saat ini,” tambahnya.

“Intinya adalah keringat kita yang mengalir di tubuh ini adalah pondasi kesuksesan di masa depan. Maka harus meningkatkan kualitas di UKI  baik pembelajarannya, sarana dan prasarana, juga meningkatkan Sumber Daya manusia (SDM)  dan yang paling penting adalah  kita bisa menghadirkan dosen-dosen dan tenaga kependidikan yang benar-benar profesional, metode pembelajaran, inovatif  dan konseptual,” urainya dalam perbincangan di hari Jumat, 7 Januari 2022.

Bagi Johan, UKI harus bisa menyesuaikan diri, misalnya seperti digital marketing saat ini, semua orang menggunakan itu. Lalu bagaimana UKI mengantisipasi perubahan yang terjadi bagi  pendidikan Kristen dimana ada gereja saat ini beribadah di rumah-rumah karena adanya pandemi.

“Bagaimana UKI menyiapkan tenaga-tenaga pendidik agama Kristen yang benar-benar mengerti mengadakan pendekatan ke jemaat yang pada saat ini gereja di rumah. Dengan pendampingan kepada mereka supaya mereka lebih mandiri agar tidak hilang jati diri mereka dalam melayani dalam iman,” jelasnya.

“Jadi untuk tahun 2045 kedepan bila ada mahasiswa dari luar negeri mau  kuliah di UKI mereka  melihat ada keunikan dan  kualitas yang luar biasa di UKI. Jadi hingga saat ini perkembangan yang ada di UKI, yang pertama Fakultas Hukum berprestasi, Fakultas Kedokteran UKI hingga saat ini masih disegani, kebersihan dan kerapihan semakin baik. Dosen semakin berkualitas, namun dari semua itu yang paling penting adalah, mahasiswa semakin baik dan tertib. Itu sebagai modal besar buat UKI untuk maju kedepan,” ucapnya.

Untuk menuju keberhasilan itu kata Johan mengatakan, ada strateginya yaitu, pertama, UKI harus tertib. Dua, UKI harus indah,  taman dan gedung harus ditata dengan baik. Tiga, UKI harus berkarakter, Empat, UKI berprestasi.

“Jadi kedepan agar UKI dapat mewakili Institusi Kristen yang benar-benar berwibawa, berkualitas dan profesional,” pungkasnya. (lian)