Selamat ! Pdt. Mercy Anna Saragih, M.Si, Pendeta Kampus UKI Masa Bakti 2020-2024.

Serah Terima Jabatan Pendeta Kampus Universitas Kristen Indonesia dilaksanakan di Ruang Executive, FEB UKI, Cawang, pada tanggal 1 Juli 2020. Kegiatan dilaksanakan dengan mengikuti aturan protokol new normal di lingkungan Kampus UKI. Pdt. Mercy Anna Saragih, M.Si, secara resmi menggantikan Pdt. Wellem Sairwona, M.Th. yang menjadi Pendeta Kampus UKI Masa Layan 2016 – 2020.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua dan anggota Pengurus Yayasan UKI, Rektor UKI, Pimpinan Fakultas UKI, beserta jajarannya. Turut hadir dalam kegiatan pelantikan ini ialah Pendeta dari GKPS, Pdt. Jameldin Sipayung, Praeses GKPS Distrik 7, Jakarta.

Serah terima jabatan diawali dengan kebaktian syukur yang dipimpin oleh Pdt. Dr. Margie R. de Wanna. Beliau menyampaikan Firman yang diambil dari Matius 10: 16-20. Dalam khotbahnya, Pdt. Margie de Wanna mengatakan, “Cerdik Seperti Ular dan Tulus Seperti Merpati. Setiap orang hidup ditengah realitas kehidupan. Realitas hidup yg kita tempuh penuh dengan ancaman, godaan dan krisis. Tapi bagaimana kita merespon realita itu. Misi Allah nampak dalam misi Universitas Kristen Indonesia. Mari kita jaga misi Allah. Allah yang mengutus Pendeta Mercy maka Allah tidak akan meninggalkannya.”

Doa Peneguhan Pendeta Kampus UKI Masa Layan 2020 – 2024

Selanjutnya Pdt. Mercy Anna Saragih mengucapkan janji jabatan dengan didampingi rohaniawan dan dihadapan seluruh tamu undangan.

Sebagai Pendeta Kampus yang baru saja terpilih, Pdt. Mercy mengakui dirinya melayani Tuhan lewat Universitas Kristen Indonesia. “Roh Kudus akan menuntun kita untuk memiliki satu hati, satu pikiran dan berlomba untuk melayani dan melakukan yang terbaik. UKI memiliki moto untuk melayani bukan dilayani. Selamat berjalan bersama,” ujar Pdt. Mercy.

Pendeta Mercy Anna Saragih menjelaskan, “Dengan latar belakang sebagai Pendeta dan Konselor yang mendalami bidang Pastoral Klinis khususnya, saya memahami dan menyadari bahwa menjadi Pendeta Kampus UKI adalah sebuah kesempatan dan tantangan untuk  pelayanan rohani. Sekaligus sebagai penggembalaan anggota jemaat dan sesama dalam konteks Kampus dengan berbagai latar belakang suku, agama dan ras yang berbeda.”

“Pengalaman saya melaksanakan pelayanan pastoral Klinis menyatakan feeling has no religion,” tambah Pendeta Mercy Anna Saragih.

Pendeta Mercy meraih sertifikat CPE Full Supervisor dari  Asia Center for Clinical Pastoral Education Foundation (ACCPE) di Manila pada Maret 2017. Pengalamannya sebagai koordinator Pelayanan Pastoral, Kabid Pembinaan Pelayan di Kantor Pusat Sinode GKPS, yang membawanya sampai pada tugas pelayanannya saat ini di kampus UKI.

Di tempat pelayanannya yang baru, kata Mercy lagi, ia akan melayani sivitas akademika UKI dengan membekali dan memperlengkapi civitas akademika UKI untuk mengimplementasikan moto UKI – melayani bukan dilayani  dan nilai-nilai etis Kristiani untuk merealisasikan visi dan misi UKI.

Ia akui ada ekspektasi harapan agar UKI sebagai kampus yang menyematkan kata Kristen memberi pelayanan lebih berkualitas,lebih berintegritas, baik hati, ramah berelasi dan sopan santun dalam berkomunikasi.

“Sehubungan dengan hal ini, artinya ekspektasi untuk UKI adalah menjadi mercusuar Iman dan Ilmu Teknologi bagi Indonesia dan dunia. Untuk itu, ada tanggungjawab bagi sivitas UKI dalam seluruh kegiatan belajar, mengajar dan  aktivitas lainnya yang dilaksanakan di UKI untuk mewujudkan nilai-nilai Kristiani yang bisa dirasakan panca indra setiap orang yang berinteraksi dengan sivitas UKI,” ujarnya berharap.

Dengan kata lain, sivitas akademika UKI dapat menjadi teladan di dalam kampus dan di luar kampus, tegas dia.

Acara serah terima jabatan ditutup dengan pemberian ucapan selamat sesuai protokoler new normal dari seluruh undangan yang hadir dan foto bersama.

Pdt Mercy Anna Saragih, Selamat melayani Tuhan ! (ics)