Kenali sebelum Memilih Perusahaan Pembiayaan Kredit

JAKARTA-REPORTER             Perusahaan pembiayaan kredit kendaraan membuat banyak masyarakat menjadi tertarik untuk memiliki kendaraan, maka edukasi kegiatan pembiayaan diperlukan untuk meningkatkan literasi keuangan. Masyarakat juga diharapkan dapat memilih perusahaan pembiayaan sesuai kemampuan masing-masing.

Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (FH UKI) mengadakan seminar dengan tema “Mengenal Perusahaan Pembiayaan, Kegiatan Edukasi dalam rangka meningkatkan Literasi Keuangan”. Seminar ini diselenggarakan di Ruang Seminar Lantai 3, Kampus UKI Cawang, pada Kamis, 16 November 2017. Pembicara dalam seminar ini adalah Phang Hon Min sebagai Direktur dari PT First Indo American Leasing atau Firstindo Finance. Moderator dalam seminar ini adalah Anton Nainggolan, S.H., M.H.

Acara seminar dihadiri oleh Rektor UKI, Dr. Maruarar Siahaan, S.H. dan Dekan FH UKI Hulman Panjaitan, S.H., M.H. “Pelajaran dan kurikulum di universitas harus mengikuti perkembangan di masyarakat dan negara. Apalagi dengan perkembangan teknologi informasi. Seminar ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru tentang pembiayaan,” kata Dr. Maruarar Siahaan, S.H. dalam sambutannya.

Direktur PT First Indo American Leasing atau Firstindo Finance, Phang Hon Min, mengatakan Firstindo Finance merupakan lembaga keuangan nonbank yang memberikan fasilitas pembiayaan multiguna untuk kendaraan roda empat. Kegiatan perusahaan pembiayaan ini diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).  Sejak tahun 2017, perusahaan pembiayaan PT First Indo American Leasing melantai di Bursa Efek Indonesia guna meningkatkan modal kerja untuk ekspansi kredit. Sumber dana perusahaan pembiayaan Firstindo Finance berasal dari obligasi dan bank. Mitra usaha Firstindo Finance antara lain bank, dealer show room mobil, perusahaan asuransi, dan perusahaan lelang.

RIsiko dari pengambilan kredit dari masyarakat adalah adanya kemungkinan kredit macet atau wanprestasi.  “Sebelum menyetujui proses pembiayaan kredit dari konsumen, kami tetap menganalisa dokumen pengambil kredit, melakukan survei ke customer dan melihat karakter debitur. Ketika terjadi wanprestasi atau kredit macet, kami akan memberikan surat peringatan terlebih dahulu,” papar Phang Hon Min.

Konsumen membayar uang muka dari harga kendaraan yang dibeli lalu perusahaan pembiayaan membayar sisanya kepada dealer kendaraan. Selanjutnya konsumen yang akan membayar cicilannya kepada perusahaan pembiayaan. Phang Hon Min menambahkan, salah satu kelebihan perusahaan pembiayaan adalah proses pengajuan pembiayaan yang lebih cepat dan birokrasi yang lebih pendek dari pada bank. Hon Min menambahkan, tingkat suku bunga perusahaan pembiayaan ditentukan oleh seberapa besar modal per tahun. Besaran suku bunga akan menentukan angsuran per bulan.