Seminar Pengenalan SolidWorks di FT UKI

Melya Dyanasari (kiri), menyimak kata sambutan Wakil Dekan, Susilo (kanan)
Melya Dyanasari (kiri), menyimak kata sambutan Wakil Dekan, Susilo (kanan)

Pada hari Kamis, 3 September 2015, Fakultas Teknik Universitas Kristen Indonesia (FT UKI) mengadakan Seminar Pengenalan SolidWorks di Ruang Sidang FT UKI. Seminar ini dimulai pukul 08.30, didahului dengan kata sambutan dari Ketua Panitia, Melya Dyanasari Sebayang, S.Si, MT. Sambutan berikutnya dilontarkan oleh Susilo, S.Kom, MT., wakil dekan Fakultas Teknik UKI. Beliau mengatakan dalam sambutannya bahwa SolidWorks adalah salah satu software CAD yang banyak dipakai saat ini dalam industri rancang bangun. FT UKI memiliki software original berlisensi ini di laboratorium komputer FT UKI. Beliau mengajak para mahasiswa baru FT UKI yang hadir untuk mempelajari program ini sejak awal, walaupun program ini akan banyak digunakan menjelang praktik di akhir masa studi.

Anton memberikan materi Pengenalan SolidWorks
Anton memberikan materi Pengenalan SolidWorks

Materi pengenalan SolidWorks ini dibawakan oleh Ir. Aryantono M. Ph.D. Pengajar berlisensi internasional ini membuka pemaparannya dari sejarah komputer itu sendiri. Sofware CAD (Computer Aided Design) dulu diciptakan dan direkam secara analog dalam komputer dengan berat berton-ton. Seiring perkembangan teknologi komputasi, cara penulisan dan penyimpanan data dan software pun berkembang. Saat ini muncul berbagai software CAD yang digunakan di industri. Salah satu yang populer adalah AutoCad, yang banyak digunakan di arsitektur.

“Program CAD memungkinkan untuk melakukan perancangan produk tanpa harus memproduksi barang sebenarnya,” tukas pembicara yang akrab disapa Anton ini.

Namun kelebihan dari SolidWorks adalah selain dapat merancang dan menganalisis desain, software ini juga berbasis parametric design sejak rilisnya. Rancangan berparameter ini berarti pengguna hanya perlu memodifikasi parameternya untuk mengubah desain. Hal ini tentu meringkas waktu kerja yang digunakan untuk merancang.

“Komputer dapat mendeteksi masalah. Misalnya bagi Teknik Sipil, CAD berguna untuk merancang konstruksi dan melakukan pengujian pada konstruksi tersebut,” imbuhnya.

Seminar yang dihadiri oleh 90 orang mahasiswa dari target yang sebelumnya hanya 60 orang ini diikuti dengan serius oleh mahasiswa senior maupun baru. Melya, ketua panitia seminar sekaligus kepala lab komputer FT UKI turut mengajak para mahasiswa baru untuk memanfaatkan lab komputer dengan maksimal.

“Gunakan lab komputer untuk berlatih terus ya, jangan sungkan. Sudah bayar mahal, fasilitas harus dimanfaatkan. Hanya jangan dipakai untuk main game,” ajaknya kepada para mahasiswa baru.

Menjelang akhir seminar, dibagikan hadiah bagi para peserta yang aktif dalam bertanya dan beropini. Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama dan makan siang.

(Jez)