SIDANG TERBUKA SENAT DIES NATALIS UKI 8 WINDU

JAKARTA-REPORTER Sidang Terbuka Senat (STS) dalam Rangka Dies Natalis Universitas Kristen Indonesia ke-64 tahun digelar di Aula lantai 3, Gedung AB, UKI Cawang, Senin, 16 Oktober 2017. Sidang Terbuka Senat ini dihadiri oleh seluruh Sivitas Akademika UKI serta para tamu undangan.

Pukul 09.00 WIB dilakukan Prosesi Senat dan Guru Besar serta Pembukaan Sidang Terbuka Senat yang diiringi lagu “Gaudeamus Igitur” oleh Paduan Suara Mahasiswa (PSM UKI). Setelah Pembukaan, acara dilanjutkan dengan Ibadah Syukur, dipimpin oleh Pdt. Wellem Sairwona, M. Th., dengan Pembawa Firman Pdt. Cherly Naray, M.Th., dari PGI (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia).

Sesuai dengan tema Dies Natalis UKI, “Kebersamaan, Komitmen, Koordinasi dan Komunikasi Membangun UKI sebagai Universitas Unggul,” Ini semua boleh kita lakukan mulai dari diri sendiri ketika kita punya hati yang mau taat dan setia kepada Tuhan, ketika kita masing-masing, baik dari pimpinan sampai seluruh mahasiswa punya hati yang penuh dengan kasih, penuh dengan tanggung jawab, dan hati yang mau memuliakan Tuhan untuk mewujudkan UKI sebagai universitas yang unggul,” kata Pdt. Cherly saat berkhotbah.

Setelah ibadah selesai, acara dilanjutkan dengan upacara nasional, orasi ilmiah tentang “Persaingan Usaha dalam Perspektif Masyarakat Ekonomi ASEAN” oleh Prof. Dr. Ningrum Natasya, S.H., M. li., Laporan Ketua Panitia Diesn Natalis UKI, Hulman Panjaitan, S.H., M.H., mengenai rangkaian kegiatan Dies Natalis UKI Sejak Awal September 2017, dan dilanjutkan dengan beberapa sambutan.

“Kita kembali bersyukur kepada Tuhan karena dengan kasih setia dan penyertaan-Nya, UKI saat ini telah mencapai usia 64 tahun. Ketika memperingati ulang tahun, terutama ulang tahun sebuah lembaga pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani, yang dilakukan dengan serangkaian acara, maka saat-saat penting seperti ini selalu menjadi momen yang tepat untuk melakukan perenungan tentang keberadaan lembaga ini, melakukan evaluasi tentang pencapaian dan kegagalannya, dan kemudian menyusun program berdasarkan visi dan misi UKI yang diletakkan para pendiri UKI,” ujar Rektor mengawali pidatonya.

Menurut Rektor, dunia semakin cepat berubah dan tingkat kompleksitas sangat tinggi dalam globalisasi yang menganut paradigma persaingan dan kerja sama, sehingga untuk dapat menghadapi tantangan global, khususnya di dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN, UKI sebagai lembaga pendidikan harus mampu mencetak lulusan yang berkualitas.

“Globalisme maupun regionalisme yang kita hadapi sekarang dengan Pasar Bebas ASEAN, yang membuka lapangan kerja secara kompetitif di antara negara anggota, membuat persaingan dalam kemampuan lulusan kita untuk merebut bagian dalam lapangan kerja di tanah air, ditentukan oleh kualitas lulusan sebagai hasil dari pencapaian proses pendidikan yang dilakukan oleh UKI,” jelas beliau.

Pada sidang terbuka ini, diumumkan penyerahan secara simbolis buku “Kumpulan Karya Ilmiah Dosen UKI” dalam rangka Dies Natalis ke-64 UKI, dan juga pengumuman beberapa orang yang meraih penghargaan dalam beberapa kategori, di antaranya, Dosen berprestasi, Tenaga Kependidikan Berprestasi, dan mahasiswa berprestasi.

Pukul 12.00 WIB Sidang Terbuka Senat dalam rangka Dies Natalis UKI 8 Windu ini ditutup dan acara puncak Dies Natalis UKI dilanjutkan dengan Pentas Hiburan dan Kreasi Budaya Akademik UKI di panggung yang telah disiapkan di Lobi Keuangan UKI.