Sosialisasi Prosedur Standar Pelaksanaan CBT Uji Kompetensi Program Profesi Dokter 2017

Jakarta-REPORTER Perwakilan institusi pendidikan Fakultas Kedokteran dari berbagai daerah mengikuti Sosialisasi Prosedur Standar Pelaksanaan Multiple Choice Questions – Computer Based Test (CBT) untuk uji kompetensi mahasiswa program profesi dokter. Acara digelar di Ruang Kuliah Lantai 6, Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia, pada Jumat 3 November 2017. Pelatihan dilakukan untuk para dokter dan ahli teknologi informasi untuk mendukung kesiapan program CBT.

Pembicara dalam acara ini adalah dr. M. Ghozali dan dr. Dian Apriliana , MMedEd. Dr. Ghozali merupakan pengembang sistem CBT untuk program profesi dokter. dr. Ghozali berpesan agar para peserta dapat menjembatani dalam melakukan sosialisasi prosedur dengan pimpinan fakultas universitas masing masing.

“Kami khawatir akan ada komunikasi peserta ujian dengan dunia luar. Maka ada beberapa cara untuk mengatasinya, yaitu dengan menghilangkan wi-fi atau alat wi-fi nya,” ungkap dr. Ghozali.

Komputer untuk menjalankan ujian dengan CBT ini dipastikan menggunakan linux dan memiliki perangkat lunak anti virus terkini.

dr. Dian Apriliana mengatakan, ”Ada dua model ujian uji kompetensi untuk program profesi dokter, yaitu kemampuan pengetahuan dan kemampuan keterampilan. Kemampuan pengetahuan diuji dengan cara multiple choice questions dan peserta diwajibkan membayar Rp400.000. Kemampuan keterampilan peserta ujian diuji dengan cara Objective Structured Clinical examination dan peserta diwajibkan membayar Rp600.000. Peserta ujian program profesi dokter tidak dapat mendaftarkan sendiri namun harus melewati institusinya. Calon peserta dapat membaca buku panduan tentang ujian program profesi dokter CBT di website http://pnukmppd.ristekdikti.go.id/.

Prosedur Computer based test untuk uji profesi dokter ini sudah lama ada di Indonesia sejak tahun 2012. Menurut dr. Dian Apriliana tidak ada pelatihan untuk mengikuti ujian program profesi dokter ini. Syarat calon peserta ujian program profesi dokter adalah sudah menyelesaikan pendidikan profesi dokter di institusinya, mendapat surat dari program studi institusinya, sudah menyelesaikan seluruh rotasi klinik, dan namanya tercantum di pangkalan data dari dikti. (lulu)