UKI Gelar Ibadah Kebangsaan dan Doa Lintas Agama

JAKARTA-REPORTER Sehari setelah peringatan Hari Lahirnya Pancasila yang jatuh pada 1 Juni, Universitas Kristen Indonesia (UKI) menggelar Ibadah kebangsaan dan Doa Lintas Agama di Ruang Seminar Lantai 3, Kampus UKI, Cawang (2/6). Ibadah ini dihadiri oleh Sivitas Akademika UKI dan para pemuka agama dari agama Islam, Kristen Katolik, Kristen Protestan, Hindu, dan Budha.

Acara yang mengangkat tema “Iman Kristen dan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara” ini diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh Pdt. Indri Jatmoko, S. Si. Teol., M.M. Beliau mengutip Firman Tuhan yang diambil dari Roma 13:1-2.

“Aspek teologis menganggap bahwa pemerintah adalah wakil Allah,” tutur Pdt. Indri.

Pdt. Indri juga merefleksikan pidato Bung Karno tentang Pancasila saat di Amerika Serikat.

“Agama adalah bagaimana kita membangun iman kita secara ekslusif. Pancasila adalah bagian dari proses bagaimana kita membangun nilai-nilai yang kita komitmenkan bersama, dan ini bersinergi bagaimana nilai agama dan pancasila menjadi wahana membangun Indonesia yang kita cintai ini,” kata Pdt. Indri.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. dr. Gilbert W.S. Simanjuntak, Sp. M(K) dengan tegas mengingatkan bahwa kita harus bisa menerima segala perbedaan.

“Berbangsa harus menerima perbedaan. Selama ini kita hanya sibuk mencari perbedaan. Kita bisa jadi Indonesia kalau masing-masing bisa menerima perbedaan. Nilai kebangsaan kita adalah bagaimana membuat Indonesia ini makmur,” terang dr. Gilbert.

Perwakilan dari pemuka agama, Romo Hadi, menyampaikan bahwa musuh bangsa Indonesia ada tiga, yaitu Korupsi, Narkoba, dan Terorisme. Kita harus bersatu melawan musuh tersebut.

Tibalah momen yang paling ditunggu, yaitu pembacaan deklarasi, yang disampaikan oleh dr. Gilbert sebagai perwakilan pimpinan UKI. Setelah itu, doa lintas agama dimulai, satu per satu tokoh agama melantangkan doanya untuk persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

Akhir acara, seluruh hadirin berdiri dan bergandengan tangan menyanyikan lagu “Doa Kami”.

(lis)