UKI Membuka Kerja Sama dengan Jawa Pos Group

 

JAKARTA-REPORTER       Sesuai dengan Misi Universitas Kristen Indonesia (UKI), yaitu mengembangkan hubungan kerja sama dengan institusi nasional maupun internasional yang saling menguntungkan, UKI selalu membuka kerja sama dengan stakeholder yang ingin berkontribusi dalam dunia pendidikan, salah satunya dengan Jawa Pos Group. Selasa, 27 Oktober 2015, UKI berkesempatan mengunjungi kantor redaksi Jawa Pos cabang Jakarta, tepatnya di Gedung Graha Pena lantai 10, Jl. Kebayoran Lama no. 12, Jakarta Selatan.

Pada kunjungan tersebut, pihak UKI yang diwakili oleh Sekretaris Universitas (Sekun), Ir. Lolom Hutabarat, M.T., bertemu langsung dan disambut hangat oleh Wakil Pemimpin Redaksi Jawa Pos, Ibnu Yunianto bersama Tim Redaksi Jawa Pos. Dalam pertemuan tersebut Ibnu Yunianto memaparkan sedikit profil dari Jawa Pos.

IMG_0501
Suasana meeting di ruang rapat Jawa Pos

Perusahaan yang dipimpin oleh Azrul Ananda, putra dari Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan tersebut berkantor pusat di Surabaya, Jawa Timur, Berawal dari sebuah koran yang beroplah kecil, Jawa Pos sekarang telah menjadi grup media terbesar di Indonesia. Memiliki total lebih dari 190 media, tabloid,  majalah, dan televisi yang tersebar di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Setiap harinya Jawa Pos dibaca oleh tiga juta orang. Jawa Pos pun pernah mendapatkan penghargaan sebagai Young Reader Newspaper Of The Year 2011 dan Koran dengan Desain Terbaik se-Asia Pasifik 2012.

“Kami sangat terbuka dengan dunia pendidikan, tahun ini kami menerima 50 mahasiswa dari Kampus Binus untuk program pengenalan industri melalui pelatihan jurnalistik selama satu minggu. Regenerasi pembaca adalah fokus Jawa Pos. Kami juga memiliki rubrik khusus pembaca muda bernama Deteksi sebanyak tiga halaman, rubrik tersebut disediakan oleh Jawa Pos untuk pelajar maupun mahasiswa yang ingin menuangkan ide-ide kreatif dalam dunia jurnalistik. Mereka dikontrak 6-12 bulan dan digaji selayaknya karyawan,” ujar Ibnu. Di sini, mereka pasti bisa belajar jurnalistik dan melakukan riset,’’ tambahnya.

IMG_0492
Jajaran redaksi Jawa Pos

Mendengar pemaparan dari Ibnu, pihak UKI sangat antusias menyambutnya, terlebih saat ini dengan semakin berkembangnya dunia media, UKI pun ingin mengembangkan UKI TV yang tentunya membutuhkan sumber daya mahasiswa yang berkompeten, khususnya untuk mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) UKI.

“Kami menyambut baik kerja sama itu. Dari pelatihan tersebut, diharapkan mahasiswa dapat belajar cara mendesain berita dan menulis yang baik. Kami berharap Jawa Pos bisa menjadi Laboratorium TV untuk UKI, sehingga mahasiswa UKI bisa mendapatkan pembekalan dan pengalaman dunia kerja nyata sesuai program studi yang diambilnya, baik melalui workshop, seminar, maupun magang,” ucap Lolom.

“Semoga bisa ditindaklanjuti kerja sama ini, kami pada prinsipnya sangat open, apa yang bisa dibantu kami bantu, apa yang bisa kami berikan akan kami berikan,” tukas Ibnu.

Sebelum berpisah, pihak UKI juga memberikan cinderamata berupa plakat dan souvenir UKI kepada redaksi Jawa Pos.

 

 

(Lis/Alv)